BLT Pekerja Tahap Kedua Cair untuk 3 Juta Karyawan, Catat Jadwalnya!

Jadwal Pencairan BLT Pekerja Tahap Kedua
BLT Pekerja tahap kedua siap meluncur, catat jadwalnya! Foto: Ist/Net

BLT Pekerja tahap kedua siap cair, kali ini sebanyak 3 juta karyawan dengan gaji di bawah Rp 5 juta bakal mendapatkan transfer subsidi upah/gaji dari pemerintah. Kapan kira-kira jadwal pencairan BLT Pekerja tahap kedua ini?

Sebelumnya BLT bagi karyawan peserta BPJS Ketenagakerjaan ini sudah cair untuk tahap pertama pada Kamis, 27 Agustus 2020 lalu.

Baca Juga: Karyawan di Ciamis Dapat 3 Kali Transfer BLT, Total Rp 3,6 Juta

Sebanyak 2,5 juta pekerja mendapatkan transfer Rp 1,2 juta ke rekening masing-masing. Karyawan yang memenuhi syarat akan mendapat Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan. Pencairannya untuk dua bulan, sehingga sekali pencairan, para pekerja akan menerima Rp 1,2 juta.

Termasuk pencairan tahap pertama, pekerja yang sudah mendapatkan BLT ini menerima Rp 1,2 juta untuk dua bulan, yakni untuk bulan September dan Oktober. Pencairan BLT Karyawan ini langsung transfer ke rekeningnya masing-masing.

Jadwal Pencairan BLT Pekerja Tahap Kedua

Setelah peluncuran BLT tahap pertama untuk para pekerja pada 27 Agustus 2020, pemerintah tengah bersiap mencairkan BLT tahap kedua.

Rencananya, sebanyak 3 juta karyawan akan mendapatkan BLT sebesar Rp 1,2 juta langsung ke rekeningnya masing-masing. Pencairan tersebut untuk dua bulan, yaitu September dan Oktober.

Baca Juga: BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair di Bank Ini! Bank Lain Kapan?

Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan mengabarkan langsung rencana pencairan kembali BLT Pekerja.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan akan segera menyerahkan data 3 juta karyawan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kami serahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan Selasa minggu depan. Ada sekitar 3 juta nomor rekening pekerja dari berbagai bank, untuk pencairan BLT pekerja tahap kedua nanti,” ujar Agus, Sabtu (29/8/2020).

Agus mengaku, pihaknya saat ini masih melakukan proses validasi, tujuannya agar bantuan untuk para pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan ini bisa tepat sasaran.

“Nomor rekening yang sudah kami terima, kami cross check kembali, sebelum nanti kami serahkan ke Kemenaker,” katanya.

Jika sesuai jadwal, maka data 3 juta karyawan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk pencairan tahap kedua akan diserahkan pada Selasa, 1 September 2020. Apakah akan langsung cair saat itu juga?

Validasi Nomor Rekening

Kepala Biro Humas Kemenaker, Soes Hindharno, juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, proses pencairan bantuan gaji/upah Rp 600 per bulan ini, pihak BPJS Ketegakerjaan harus mengumpulkan data valid dari karyawan yang akan menerima BLT Pekerja tahap kedua.

Baca Juga: Penyebab BLT BPJS Ketenagakerjaan Belum Cair, Ini Alasannya!

Baru setelah proses validasi selesai, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kumpulan data tersebut ke Kemenaker. Selanjutnya Kemenaker akan mengecek kembali data tersebut dalam waktu 4 hari. Kemenaker dalam hal ini akan melakukan validasi nomor rekening pekerja.

“Yang kami lakukan itu mengecek nomor rekening. Sebelumnya banyak pekerja yang memasukkan nomor rekening mandornya. Jadi tidak akan tepat sasaran. Kalau begitu kan kasihan. Makanya kita cek ricek lagi. Selanjutnya data akan kami serahkan secara bertahap ke Bank Himbara (Bank pemerintah),” ucap Soes.

Pada pencairan BLT tahap pertama, mayoritas pekerja yang menerima BLT adalah mereka yang menggunakan rekening dari bank pemerintah, seperti BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri. Begitu juga untuk pencairan BLT Pekerja tahap kedua.

Sementara untuk pekerja yang menggunakan bank swasta, masih harus menunggu pencairan bantuan. Karena untuk pencairan BLT ini memerlukan proses transfer antar bank yang membutuhkan waktu setidaknya 2 hari. Namun, jika data sudah ada di tangan Kemenaker, maka tinggal tunggu waktu saja untuk proses pencairan.

BLT Pekerja Tak Kunjung Masuk Rekening, Kenapa?

Bagi Anda yang masih menunggu-nunggu pencairan BLT, jika tak kunjung menerima transfer bantuan dari pemerintah, padahal teman satu perusahaan sudah cair, ada beberapa penyebabnya.

Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, mengatur tentang syarat para pekerja yang berhak mendapat bantuan Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan.

Selain memiliki gaji di bawah Rp 5 juta, Anda juga harus terdaftar sebagai BPJS Ketenagakerjaan yang aktif setidaknya sampai Juli 2020.

Selain itu, pekerja juga wajib memiliki nomor rekening atas nama sendiri yang masih aktif. Jika beberapa syarat tersebut tidak terpenuhi, maka Anda bisa tidak lolos validasi dan tidak bisa menerima BLT Pekerja tahap kedua sekalipun.

Selanjutnya, alasan kenapa Anda tak kunjung mendapat bantuan pekerja padahal yang lain sudah, adalah data Anda masih dalam proses validasi.

Anda bisa meminta HRD untuk mengecek data dalam aplikasi BPJS Ketenagakerjaan, apakah data Anda sudah valid atau belum.

Jika sudah valid, maka tinggal menunggu saja pencairan bantuan. Karena pemerintah akan terus mencairkan bantuan untuk pekerja ini paling lambat September 2020.

Selain itu, perlu Anda ingat, proses pencairan dilakukan secara bertahap. Karena itu jika Anda tidak menerima pencairan pada tahap pertama, kemungkinan Anda akan mendapatkan BLT pekerja tahap kedua. (Ndu/R7/HR-Online)

Loading...