Bohongi Petugas, Gadis yang Ditemukan Terlantar di Alun-alun Ciamis dari Cicalengka

Bohongi Petugas, Gadis yang Ditemukan Terlantar di Alun-alun Ciamis dari Cicalengka
Seorang gadis remaja yang mengaku berasal dari Malang ditemukan terlantar di sekitaran Alun-alun Ciamis, Jumat (31/7/2020) pagi, dan dirawat di RSUD Ciamis.Foto:Fahmi/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Seorang gadis remaja yang ditemukan terlantar di sekitaran Alun-alun Ciamis, Jumat (31/7/2020) pagi, ternyata bukan dari Malang, melainkan dari Cicalengka, Bandung.

Hal tersebut berdasarkan hasil pendalaman informasi yang dilakukan Tagana dan Dinas Sosial Ciamis.

Sebelumnya, gadis tersebut mengaku bernama Fatimah Ajahra (16) berasal dari Malang.

Ia berada di Alun-alun Ciamis setelah ditelantarkan dan diturunkan dari bus oleh ayah tirinya saat perjalanan pulang.

Namun, pengakuan gadis tersebut adalah sebuah kebohongan belaka.

Identitas gadis remaja ini adalah Sari Siti Aisah (14)  beralamat di Dusun Pangkuroji 02/08 Desa Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Ciamis Ade Waluya mengatakan setelah dibawa ke RSUD untuk dirawat karena kejang, ia kemudian melakukan penelusuran.

Pihaknya mengabarkan melalui jaringan grup berbagai media sosial dan whatsapp.

Kemudian baru terungkap identitas sebenarnya gadis remaja itu. Ade Waluya mendapat laporan bahwa gadis remaja itu kerap datang ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Bahkan modusnya sama yakni ditelantarkan dan sering dianiaya oleh ayah tiri.

“Jadi banyak laporan dan masukan dari rekan-rekan Tagana dan TKSK memang membenarkan dia sering ke beberapa daerah dan mengaku ditelantarkan. Kami juga sudah bertanya ke TKSK di Cicalengka dan membenarkannya. Mungkin dugaan modus supaya mendapat bantuan,” ungkap Ade saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Ade menyatakan pihak Dinas Sosial dan Tagana Ciamis telah mengantarkan gadis tersebut kembali ke kampungnya. Ia meminta gadis tersebut tak mengulangi perbuatannya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Yeti Rosmiati membenarkan berdasarkan hasil informasi dan penelusuran, gadis itu beberapa kali melakukan hal yang sama di beberapa daerah.

“Berdasarkan info dari temen-teman se Jawa Barat orang itu sudah beberapa kali ke Kabupaten lain ngakunya dari alamat yang berbeda, sebetulnya orang cicalengka. Kemarin kami membawa orang tersebut ke rumah sakit karena dia teriak-teriak dan kejang. Kini sudah dipulangkan,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. (Fahmi2/R8/HR Online)

Loading...