Cara Menggunakan Kamera DSLR untuk Pemula, Kenali Mode Kamera

Cara Menggunakan Kamera DSLR Untuk Pemula, Kenali Mode Kamera
Ilustrasi Cara menggunakan kamera DSLR. Foto Istimewa

Cara menggunakan kamera DSLR dengan tampilan yang lebih tajam, detail, serta lebih kreatif untuk pemula.

Kamera jenis ini dilengkapi dengan fitur dan teknologi yang terbaru, sehingga membutuhkan adaptasi untuk bisa menggunakan kamera dengan baik.

Namun kebanyakan pemula belum memahami mengenai seluk-beluk kamera yang akan digunakan untuk mengambil gambar, sehingga hasil fotonya lebih indah dan bernilai seni.

Cara Menggunakan Kamera DSLR Untuk Pemula

Jenis kamera ini wajib dimiliki bagi mereka yang menggemari dunia fotografi untuk bisa menghasilkan gambar yang berkualitas dan profesional.

Memang kamera yang tersemat dalam smartphone kini sudah memiliki berbagai fitur yang semakin canggih untuk menghasilkan gambar.

Baca juga: Hati-hati! Virus Ransomeware Serang Kamera DSLR

Namun untuk gambar yang berkualitas membutuhkan kamera DSLR agar hasilnya lebih profesional. Jenis kamera ini merupakan tingkat tertinggi di dalam perkameranan.

Untuk menggunakan kamera ini, perlu teknik dan cara menggunakan kamera DSLR dengan baik dan benar untuk pemula, berikut caranya.

Postur Untuk Pegang Kamera

Untuk cara yang pertama diperhatikan adalah postur tubuh ketika memegang kamera dengan benar. Hal ini bisa mempengaruhi kualitas gambar yang diambil.

Kamera yang saat pengambilan gambar bergerak, maka hasil gambarnya akan blur, bahkan gerakan kecil saja bisa mempengaruhinya.

Maka dari itu, perlu menstabilkan tangan dan tubuh dengan cara menempelkan siku pada badan .

Sedangkan untuk pengambilan gambar dengan berlutut, jangan bertumpukan siku pada permukaan yang keras. Semakin keras tumpuan, maka mudah goyang sendinya.

Kenali Mode Kamera

Sudah bukan rahasia jika jenis kamera ini memiliki banyak sekali mode. Mode ini akan mempengaruhi cara menggunakan kamera DSLR dengan hasil gambar yang berkualitas.

Pada umumnya, kamera memiliki mode seperti Auto, AV, TV, PV, M, dan masih banyak lagi tergantung dengan merk kamera yang digunakan.

Bahkan ada merk kamera yang menggunakan simbol A, S, P, M, A untuk bisa mengontrol, baik untuk kecepatan shutter yang secara otomatis dan juga untuk mengatur aperturnya.

Baca juga: Nikon D6 2020, Kamera DSLR Kelas Profesional Terbaru

Untuk TV difungsikan untuk kebalikan dari sebelumnya, dimana untuk mengatur shutter speed serta kamera secara otomatis yang bisa memilih aperaturnya.

Mode P digunakan untuk mengubah aperatur dan shutter speed. Dimana salah satu diatur, maka yang lainnya akan menyesuaikan dengan sendirinya.

Untuk mode M merupakan kontrol manual yang memberikan penggunanya kebebasan untuk mengatur kamera tanpa adanya campur tangan dari kamera itu sendiri.

Penggunaan ISO

Apa itu ISO? ISO merupakan tingkat sensifitas kamera terhadap cahaya. Nantinya semakin rendah tingkat ISO, maka semakin baik untuk pengambilan gambar.

ISO pada kameranya biasanya berkisar dari 100 sampai dengan 6400. Bahkan ada yang lebih tinggi lagi dari angka tersebut untuk cara menggunakan kamera DSLR dengan baik.

Untuk bisa menggunakan ISO dengan baik, maka bisa melakukan pengaturan untuk setiap lingkungan yang berbeda pada objek yang akan di ambil gambarnya.

Pengambilan gambar dengan cahaya yang bagus, maka menggunakan ISO yang rendah begitu juga sebaliknya.

Pengguna harus perhatikan penggunaan ISO pada ruangan yang gelap akan memiliki noise yang lebih banyak. Sehingga bisa melatih pengguna pemula dalam bermain menggunakan ISO untuk berbagai macam situasi.

Atur White Balance

Selalu lakukan pengaturan white balance sebelum melakukan pengambilan gambar. Meski, sudah ada fitur otomatis di setiap kamera.

Namun ada baiknya untuk mengaturnya terlebih dahulu. Hal ini karena kamera sering tidak memiliki kecerdasan untuk mengatur white balance sendiri.

White balance merupakan pengaturan untuk warna gambar sesuai dengan sumber cahaya sehingga bisa menghasilkan gambar yang lebih real. Cara menggunakan kamera DSLR wajib ketahui penggunanya.

Baca juga: EOS 850D, Kamera DSLR Entry-Level dengan Fitur Semi-Pro

Biasanya kamera memiliki mode white balance ini dibagi menjadi beberapa bagian, seperti cloudy, daylight, shade, fluorescednt, dan masih ada lagi yang lainnya.

Atur Fokus Kamera

Untuk bisa menghasilkan gambar yang berkualitas seperti fokus pada satu titik dan bagian yang lainnya, akan memberikan efek blur. Hal ini menjadi daya tarik sendiri ketika menggunakan kamera, dimana hasilnya lebih terlihat artistik.

Sebaiknya pengguna yang pemula harus tahu jika kamera ini memiliki banyak mode autofocus. Namun yang sering digunakan untuk pengambilan gambar adalah mode single (AF) dan juga continuous (AF-C).

Hal ini akan membuat fokus kamera terbidik bisa terlihat dalam kamera di saat akan membidik objek dengan kotak titik merah. Dari cara menggunakan kamera DSLR ini, pengguna bisa menentukan titik fokus untuk objek yang ingin diambil gambarnya.