Ditinggal Pergi, Rumah Warga Kota Banjar Habis Terbakar

Ditinggal Pergi, Rumah Warga Kota Banjar Habis Terbakar
Petugas Damkar berusaha memadamkan api yang membakar rumah milik warga RT 02 RW 03 lingkungan Jelat, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Sabtu (29/8/2020).Foto:Istimewa

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Rumah milik Endang Suparmin Koswara, warga RT 02 RW 03 lingkungan Jelat, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, ludes terbakar, Sabtu (29/8/2020).

Rumah miliknya seluas 70 meter persegi itu terbakar, saat ia tinggal pergi untuk mengurus keperluan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Dedi Suardi, melalui Kepala UPTD Damkar, Aam Amijaya, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

“Rumah korban terbakar sekitar pukul 16:30 WIB,” ujarnya.

Waktu itu, pemilik rumah tengah pergi untuk suatu keperluan. Tiba-tiba ada salah seorang warga yang melihat kepulan asap muncul dari bagian atap rumah.

“Warga tersebut kemudian melapor ke BPBD meminta bantuan tim Pemadam,” kata Aam Amijaya.

Setelah itu, kata Aam melanjutkan, tim pemadam langsung menuju lokasi untuk membantu warga memadamkan api.

Sesampainya di lokasi kebakaran sudah banyak warga tengah berusaha memadamkan api menggunakan ember dan alat seadanya.

“Setelah dua jam api berhassil dipadamkan oleh warga bersama dengan Tim Pemadam dan aparat TNI-Polri. Kemungkinan api berasal dari korsleting listrik,” ujar Aam.

Aam menambahkan, akibat kejadian tersebut seluruh atap rumah rusak, kusen jendela serta perkakas rumah tangga ikut hangus terbakar.

Beruntung pada saat terjadi kebakaran pemilik rumah tengah beraktivitas di luar. Sehingga, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, kerugian mencapai 30 jutaan lebih,” terang Aam.

Seminggu Ada Tiga Kebakaran

Masih kata Aam, dengan adanya peristiwa kebakaran ini, dalam rentang waktu satu minggu pihak Damkar mencatat ada tiga kali peristiwa kebakaran.

Tiga peristiwa kebakaran tersebut yakni, kebakaran gedung pondok pesantren Citangkolo, rumah terbakar milik warga di Desa Binangun serta rumah warga di lingkungan Jelat yang terjadi hari ini.

“Penyebabnya karena korsleting arus listrik dan obat nyamuk bakar,” kata Aam.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat supaya hati-hati dan waspada terhadap musibah terjadinya kebakaran. Baik kebakaran lahan maupun kebakaran gedung bangunan.

“Kita harus tetap waspada karena musibah tidak ada yang tahu kapan terjadinya. Usahakan ketika menggunakan kabel memakai kabel standar SNI untuk keamanan. Apalagi dari catatan yang ada rata-rata penyebabnya itu karena korsleting arus pendek,” pungkasnya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Loading...