Fenomena Astronomi Sepanjang Agustus 2020, Ada Apa Saja?

Fenomena Astronomi Sepanjang Agustus 2020
Ilustrasi Fenomena Astronomi Sepanjang Agustus 2020. Foto Istimewa

Fenomena astronomi sepanjang Agustus 2020 yang akan terjadi dapat kita lihat. Paling tidak, ada beberapa fenomena yang nantinya akan terjadi di bulan Agustus ini.

Bahkan para peneliti yang berasal dari pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa atau disingkat dengan nama Lapan juga memberi penjelasan.

Mereka mengatakan tentang fenomena tersebut. Lalu, apa saja fenomena yang dapat kita lihat dan akan terjadi di sepanjang bulan Agustus ini? Simak ulasannya berikut ini.

Fenomena Astronomi Sepanjang Agustus 2020

Andi Pangerang, peneliti dari Lapan mengatakan jika terdapat fenomena tentang astronomi yang akan terjadi di bulan Agustus 2020 ini.

“Salah satu dari fenomena-fenomena tersebut tak bisa dilihat. Fenomena tersebut seperti konjungsi bulan-Merkurius. Dikarenakan jika Planet Merkurius sangat redup saat masih senja,” kata Andi.

Sementara itu, ia juga mengatakan tentang beberapa fenomena yang dapat dilihat dari Bumi dengan mata telanjang.

Fenomena Astronomi yang Dapat Dilihat

Berikut adalah beberapa daftar fenomena astronomi sepanjang Agustus 2020 yang akan terjadi. Diantaranya yakni:

Tanggal 1 Agustus: Menjadi Posisi Paling Tinggi Venus Saat Matahari Terbit

Fenomena astronomi ini yakni merupakan posisi Venus yang berada di ketinggian 42,1 derajat di atas ufuk. Posisi tersebut terjadi saat matahari terbit pukul 06.01 WIB.

Kemudian juga merupakan posisi tertinggi dalam penampakan Planet Venus ini saat pagi hari. Hal ini terjadi dikarenakan Venus berada di konstelasi Taurus serta terlihat layaknya sabit.

Ini juga terlihat seperti sabit dengan iluminasi sebesar 43 derajat magnitudo -4,4. Kemudian juga dengan lebar suhu sekitar 2,4 secon busur 1/70 dari lebar sudut Matahari. Planet Venus juga berada di sebelah timur laut (azimut 56 derajat).

Lalu juga berada di 22 derajat utara dari Matahari. Sehingga, fenomena astronomi sepanjang Agustus 2020 ini akan menghasilkan posisi Venus dengan ketinggian paling tinggi saat matahari terbit.

Tanggal 3 Agustus: Terjadi Bulan Purnama

Dilansir dari Sea Sky, pada tanggal 3 Agustus akan terjadi peristiwa bulan purnama. Bulan berada pada sisi yang berlawanan dari Bumi. Hal ini dikarenakan oleh Matahari, kemudian seluruh permukaan bulan akan tersinari sepenuhnya.

Fase ini terjadi pada 15:59 UTC. Fenomena dari bulan purnama ini juga dikenal oleh para suku asli Amerika dahulu sebagai Sturgeon Moon. Dikarenakan pada peristiwa ini, ikan sturgeon yang besar akan mudah ditangkap di Great Lake dan danau-danau besar yang lain.

Baca Juga: Fenomena Astronomi Juni 2020 yang Bisa Disaksikan, Catat Tanggalnya!

Tanggal 6 Agustus: Perihelion Merkurius

Ini juga disebut dengan titik paling dekat dari Merkurius ke Matahari. Jarak terdekat ini akan terjadi pada tanggal 6 Agustus pukul 10.37 WIB. Jaraknya yakni sekitar 46,47 kilo meter.

Namun peristiwa Merkurius ini akan sangat sulit diamati dengan mata telanjang. Untuk dapat melihat penampakan fenomena ini, dapat disaksikan dengan menggunakan teleskop.

Letak teleskop tersebut pada konstelasi Cancer iluminasi 85,2 persen. Kemudian dengan magnitudo -1,2 serta lebar sudutnya sebesar 5,6 secon busur. Fenomena langit yang satu ini benar-benar menarik untuk disaksikan.

Tanggal 11-12 Agustus: Peristiwa Hujan Meteor Perseids

Fenomena astronomi sepanjang Agustus 2020 Perseids adalah hujan meteor paling baik untuk diamati. Karena mampu menghasilkan 60 meteor selama satu jam pada puncaknya.

Hujan meteor ini dikenal karena terdapat sejumlah besar meteor yang cerah. Kemudian Perseids ini beroperasi pada 17 Juli sampai 24 Agustus. Hanya saja, terjadi puncak di tahun 2020 ini pada 11-12 Agustus.

Tanggal 13 Agustus: Perpanjangan Venus Paling Besar

Planet ini mampu mencapai perpanjangan barat sebesar 45,8 derajat dari Matahari. Hal ini merupakan waktu paling baik untuk melihat Venus. Karena, akan terletak di titik paling tinggi pada cakrawala di pagi hari. Dapat dilihat saat planet cerah di bagian timur ketika matahari terbit.

Tanggal 19 Agustus: Fenomena Bulan Baru

Fenomena astronomi yang satu ini juga sayang jika dilewatkan begitu saja. Bulan akan berada di sisi Bumi yang sama dengan Matahari. Sedangkan bulan ini tak akan dapat dilihat pada langit malam hari. Fenomena ini terjadi pada pukul 02.42 UTC.

Hal ini menjadi waktu paling baik bagi pengamatan benda-benda langit redup lain seperti galaksi dan juga gugusan bintang. Ini dikarenakan tak ada sinar bulan yang menghalangi penglihatan. Fenomena astronomi sepanjang Agustus 2020 dapat kita lihat dengan mata telanjang.

Loading...