Fosil Ikan di Mars Ditemukan dan Memunculkan Konspirasi

Fosil Ikan di Mars
Ilustrasi Fosil Ikan di Mars. Foto Istimewa

Fosil ikan di Mars yang ditemukan oleh para pemburu alien menjadi salah satu konspirasi. Dikatakan konspirasi karena fosil tersebut menjadi bukti bahwa Mars pernah memiliki kehidupan.

Diketahui bahwa planet yang mendapat julukan planet Merah ini cukup menarik. Banyak fenomena berbahaya yang membuat Mars tidak bisa dihuni. Seperti badai pasir yang sangat tebal. Sehingga kemungkinan makhluk hidup bisa tinggal di Mars sangatlah sedikit.

Pemburu alien juga meyakinkan bahwa penemuan fosil ikan tersebut adalah bukti mutlak. Tidak salah jika para ilmuwan menyebutkan bahwa Mars memang berpotensi untuk dihuni.

Penemuan Fosil Ikan di Mars

Dilansir dari Express, diduga ikan yang ditemukan adalah Mudskipper. Hal ini juga merupakan teori konspirasi yang disebutkan oleh para ilmuwan. Ikan Mudskipper ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan ikan lainnya.

Seperti namanya, Mudskipper dikenal sebagai spesies ikan amfibi. Jenis ikan ini ditemukan di air lumpur kawasan Mars. Meskipun hanya bukti berupa fosil, namun diyakini bahwa hewan bisa hidup di Mars. Meskipun belum diketahui kapan perkiraan waktunya.

Temuan fosil ikan di Mars juga menjadi salah satu bukti bahwa air juga pernah ada di planet Mars. Penemuan ini bukan hanya asumsi semata, tetapi didasarkan pada pernyataan Scott C Waring. Ia memberikan penjelasan mengenai kehidupan ikan Mudskipper.

Ikan ini lebih memilih untuk hidup di darat dibandingkan di air. Tidak hanya itu saja, ikan Mudskipper juga lebih senang hidup di lumpur. Kemudian hidup di pasir dan bebatuan, namun akan kembali ke air jika sedang terancam.

Hal ini merupakan perilaku ikan Mudskipper sebagai wujud penyelamatan. Fosil yang ditemukan oleh pemburu alien terlihat tampak tua. Bisa dikatakan bahwa ikan tersebut hidup di masa beberapa ratus juta tahun lalu. Para ilmuwan juga meneliti tentang penemuan yang satu ini.

Sebab, belum dipastikan bahwa fosil tersebut termasuk jenis ikan atau yang lainnya. Pihak skeptis dan NASA memberikan penjelasan yang sama. Dikatakan bahwa ikan dan temuan lainnya yang sejenis sebenarnya dipengaruhi oleh efek. Dimana efek tersebut dinamakan Pareidolia yang merupakan efek psikologis.

Fenomena inilah yang juga dialami oleh pemburu alien tersebut ketika penemuan fosil ikan di Mars. Fenomena Pareidolia ini terjadi otak trik mata melihat ke penemuan objek. Bentuk dan pola atau bahkan tekstur yang diamati seperti bentuk yang dikenali.

Pengamatan ini terkadang dihubungkan dengan berbagai data. Mulai dari formasi batuan dan penelitian objek sebelumnya. NASA juga mengungkapkan bahwa ada banyak contoh fenomena tersebut di Bumi. Bahkan di ruang angkasa pun juga sudah banyak ditemukan hal yang sejenis.

Baca Juga: Penemuan Fosil Ikan Purba di Rusia Mengejutkan Ilmuwan, Ini Alasannya

Fosil Ikan di Mars, Benarkah Terdapat Kehidupan?

Adanya kehidupan di planet Mars memang belum dapat dibuktikan. Namun banyak bukti yang menjurus bahwa Mars dulunya adalah planet yang dapat dihuni. Hal inilah yang menimbulkan banyak asumsi dari berbagai pihak.

Disebutkan pula bahwa planet Merah ini dulunya memiliki jumlah air yang banyak. Hingga ada masa dimana air tersebut benar- benar raib dari kawasan planet Mars. Hingga akhirnya ditemukan lagi sebuah fosil ikan di Mars.

Hal ini semakin menguatkan bahwa dulunya memang ada kehidupan. Scott Waring juga mengungkapkan bahwa bentuk aneh tersebut berada di bagian bawah bukit. Ia juga menyebutkan bahwa patung tersebut juga memiliki warna berbeda dari yang lainnya.

Dalam blog database ET, Scott Waring menyebutkan bahwa temuan tersebut terbuat dari logam tembaga. Hal ini masih bersifat asumsi dari Scott Waring itu sendiri. Namun pihak NASA hanya memperkirakan bahwa ini hanyalah efek pengamatan.

Sejauh ini memang belum dipastikan dengan jelas patung apakah yang ditemukan di Mars. Patung berupa fosil yang ada di Mars tersebut berada di kawasan tandus. Hal ini identik dengan karakteristik Mars yang gersang dan tandus. Sehingga sangat sulit untuk dijadikan sebagai tempat hidup.

Fosil ini berada diantara bebatuan yang cukup besar. Penemuan fosil ikan di Mars juga dibandingkan dengan penemuan yang lainnya. Sebab, Mars juga merupakan salah satu objek yang diamati oleh para ilmuwan. Mengingat penemuan ini sangat berpengaruh pada penelitian yang selanjutnya. (R10/HR Online)

Loading...