Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita TerbaruHonda CT125 Masuk Indonesia, Harga Lebih Mahal dari CBR 250

Honda CT125 Masuk Indonesia, Harga Lebih Mahal dari CBR 250

Honda CT125 akhirnya masuk ke pasar otomotif Indonesia. CT125 besutan Honda ini merupakan ikon motor bebek trekking yang bisa dikendarai di jalanan perkotaan maupun jalan tanah.

Bahkan motor bebek inonik ini bisa digunakan untuk beraktivitas di luar ruangan, seperti touring, memancing atau berkemah di alam liar.

Baca Juga : Honda Livo BS6 110 CC Mirip MegaPro Siap Meluncur

President Director PT Astar Honda Motor (AHM), Toshiyuki Inuma, mengatakan, CT125 ini adalah legenda dari ikon motor bebek trekking berdesain tangguh. Selain itu, motor ini juga tidak akan lekang oleh waktu, serta sudah dibekali teknologi terkini.

“CT125 ini hadir untuk menambah kesenangan mengendari motor yang unik. Motor bebek ini juga tidak cuma di kendarai di lingkungan perkotaan, namun bisa untuk berbagai kegiatan outdoor,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2020).

Harga Honda CT125 Lebih Mahal dari CBR 250

Motor bebek CT125 ini sudah bisa dibeli di Indonesia. Untuk harganya lebih mahal dari Yamaha NMax atau bahkan melebihi Honda CBR 250.

Saat ini harga dari CT125 OTR atau On The Road Jakarta dibanderol Rp 75 juta. Motor besutan Honda ini dipasarkan secara eksklusif, dan tersedia di seluruh jaringan Honda Wing Dealer atau Big Wing.

Spesifikasi Honda CT125

Untuk bagian mesinnya, motor bebek trekking besutan Honda ini berkapasitas 125 cc, memiliki 4 langkah, PGM-FI, serta sudah dibekali pendingin udara.

Dengan kepasitas mesin 125 cc tersebut, maka motor Honda ini sanggup menghasilkan power maksimum 6,5 kW yang dicapainya pada rpm 7.500. Sedangkan untuk torsi maksimumnya sebesar 11 Nm di rpm 4.500.

Baca Juga : Honda BS6 X-Blade, Motor Sporty yang Menggendong Mesin 162,7 cc

CT125 ini juga mempunyai bore serta stroke 52.4 x 57.9 mm, yang rasio kompresinya mencapai 9.3:1.

Dengan kemampuan mesin seperti itu, maka Honda CT125 ini mampu memberikan pengalaman serta respon berkendara motor yang nyaman, baik itu saat touring atau trekking.

Desain

Sedangkan di sisi desainnya, CT125 ini mengkombinasikan gaya hidup modern dengan fungsionalitas di semua bodinya. Sehingga, selain terlihat unik, namun juga bodi motor ini makin tangguh serta modern.

Untuk lampu depannya berbentuk bulat, sedangkan lampu sein atau riting bentuknya kotak yang merupakan khas dari Honda CT. Semuanya sudah mengadopsi sistem LED.

Sementara bagian knalpot mempertahankan karakter motor trail, yaitu berdesain lebih tinggi, berbeda dengan motor bebek pada umumnya.

Baca Juga : Motor Matic Baru Yahonda, Kawin Silang Yamaha NMax dan Honda Beat

Tampilan lain yang keren danmakin kokoh adalah Front fender terbuat dari material besi. Dengan begitu, Honda CT125 ini mempertahankan karakter sepeda motor yang tangguh untuk diajak bertualang.

Untuk desain rangka dari CT125 ini rigid serta ringan. Bagian rangka belakang didesain lebih panjang. Hal itu untuk mengakomodasi barang bawaan yang lebih banyak atau besar. Barang bawaan itu bisa disimpan di belakang jok, yang kapasitasnya bisa sampai 20 kg.

Sedangkan untuk tempat bahan bakar, motor besutan Honda ini mempunyai tangki yang bisa menampung 5,3 liter.

Baca Juga : Honda PCX 157 cc Akan Mengaspal di Indonesia Dengan Teknologi eSP+

Sementara panel meter pada motor ini berbentuk digital serta compact yang desainnya bulat. Dengan begitu, menampilkan kesan modern serta mewah.

Honda CT125 ini memiliki sisi fungsional yang bisa dilihat dari posisi intake duct. Posisinya itu lebih tinggi, sehingga akan mengurangi debu yang masuk.

Motor bebek trekking CT125 ini mempunyai bobot bersih 120 kg. Bagian suspensi menggunakan sistem teleskopik.

Untuk ukuran ban depan dan belakang 80/90, dengan diameter velg 17 inchi. Sehingga menjadi terlihat elegan, bahkan bisa mengendalikan motor lebih stabil dan presisi.

Dari sisi keamanan saat berkendara, maka Honda CT125 menyematkan rem cakram ganda, serta ABS 1-channel untuk bagian roda depan. (Adi/R5/HR-Online)

Diskominfo Kota Banjar