Jalan Jembatan Perbatasan di Kota Banjar Dikeluhkan Warga

Iding (60), saat menunjukan bagian aspal yang menonjol di jalan jembatan perbatasan antara Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar dengan Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Foto: Aji/HR.
Iding (60), saat menunjukan bagian aspal yang menonjol di jalan jembatan perbatasan antara Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar dengan Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Foto: Aji/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Jalan jembatan perbatasan antara Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar dengan Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, dikeluhkan warga. Selain sempit, juga terdapat bagian aspal yang menonjol di ujung jembatan.

Menurut sejumlah warga setempat, kondisi tersebut menyulitkan pengendara saat akan melintasinya. Termasuk para petani ketika membawa hasil panennya menggunakan motor.

Seperti dikatakan Iding (60), salah seorang petani, bahwa jalan jembatan perbatasan yang sempit membuat para pengendara harus lebih berhati-hati saat melintasnya.

“Apalagi saat kami membawa padi, kami harus menuntun sepeda motor ketika akan melintasi jembatan. Karena kalau tidak dituntun, motor bisa menyangkut di bagian aspal yang menonjol tinggi itu,” tuturnya, kepada HR Online, Selasa (18/08/2020).

Baca Juga : Jalan Rusak di Binangun Kota Banjar Ganggu Aktivitas Warga

Lebih lanjut Iding mengatakan, dulunya jalan ini dibangun menggunakan coran beton. Tapi karena rusak, kemudian diperbaiki lagi menggunakan aspal.

“Namun setelah selesai diperbaiki jalan ini malah menjadi semakin sempit dari sebelumnya. Warga pun jadi sangat kesulitan, apalagi jika berpapasan dengan pengendara lain dari arah berlawanan,” terangnya.

Selain pengendara bermotor, kata Iding, warga yang membawa gerobak juga kesulitan saat melewati jalan jembatan perbatasan ini. Terlebih jika beban yang dibawa banyak.

Warga berharap jalan tersebut bisa diperbaiki dan diperlebar agar tidak kesulitan lagi saat hendak melewatinya. Selain itu, jika diperlebar maka kendaraan roda empat juga bisa melintas. (Aji/R3/HR-Online)