Kipas Radiator Mobil Berisik? Segera Ganti yang Baru

Kipas Radiator Mobil Berisik Segera Ganti yang Baru
Kipas Radiator Mobil Berisik. Foto Ist/net

Kipas radiator mobil berisik membuat pengemudi kurang merasa nyaman. Kipas radiator memiliki peranan yang penting pada kinerja mesin mobil.

Jika komponen ini tidak ada, maka dapat berakibat mesin menjadi overheat. Oleh karena itu, jangan remehkan komponen mesin yang satu ini jika terjadi kerusakan.

Sebaiknya periksa secara rutin kondisi kipas radiator agar tidak terjadi kerusakan parah. Kipas radiator pada umumnya akan berfungsi secara otomatis setelah suhu air radiator mencapai kisaran 90 derajat Celcius.

Baca juga: Penyebab Radiator Bocor Hingga Mobil Overheat

Komponen ini juga akan berhenti otomatis saat suhu turun mencapai 80 derajat Celcius. Apalagi saat AC dinyalakan, secara otomatis cooling fan akan berputar seiring dengan kondensator fan AC.

Hal ini membuat radiator dan kondensator memperoleh pasokan angin segar sehingga pendinginnya akan berfungsi secara maksimal. Jika anda jarang memeriksanya, sering terjadi kipas radiator mobil berisik bahkan rusak.

Penyebab Kipas Radiator Mobil Berisik

Radiator mobil yang berisik biasa ditemui pada kendaraan dengan cooling fan yang disebabkan bearing dan bushring mengalami kerusakan.

Selain kipas radiator berbunyi berisik, juga berakibat kipas tersebut tidak berfungsi secara maksimal. Sebaiknya jika hal ini terjadi pada kendaraan anda, segera ketahui penyebabnya.

Periksa dan perbaiki kerusakan yang terjadi agar suara berisik kipas radiator tidak mengganggu kenyamanan berkendara. Bagi anda yang belum tahu apa saja penyebab kipas radiator mobil berisik, berikut ini diantaranya:

1. Bearing Cooling Fan Oblak atau Aus

Penyebab pertama kipas mesin radiator berbunyi keras atau berisik yaitu mungkin terjadi pada bearing cooling fan yang oblak atau aus. Hal ini sering terjadi pada kipas radiator berisik.

Baca juga: Penyebab Mobil Terbakar Ini Perlu Diwaspadai!

Bearing cooling fan ini memiliki peranan agar putaran kipas berjalan dengan baik. Selain itu, komponen ini juga berfungsi menjaga putaran kipas untuk tetap stabil.

Jika bearing cooling fan ini sudah oblak atau aus, membuat putaran kipas radiator menjadi tidak lancar. Bahkan jika terjadi lebih parah, membuat putaran kipas radiator menjadi oleng dan tidak stabil. Akibatnya, kipas radiator menimbulkan suara yang berisik selama mobil dijalankan.

2. Posisi Fan Blade Sudah Tidak Center

Penyebab kipas radiator berisik yang kedua yaitu akibat posisi fan blade yang sudah tidak center terhadap dudukannya. Kejadian ini sering terjadi akibat motor cooling fan bermasalah.

Misalnya ketika bearing oblak atau aus. Selain itu, ketika beban kerja motor fan terlalu berat (motor fan berputar terus di semua kondisi kerja dan suhu mesin).

Fan blade yang tidak center juga bisa terjadi akibat sambungan plastik fan blade dan poros alumunium meleleh. Posisi fan blade yang sudah tidak center mengakibatkan suara kipas radiator berisik karena oleng.

Bahkan ada beberapa kasus bersinggungan dengan kisi-kisi radiator. Akibatnya terjadi bocor air dan kipas mengeluarkan bunyi yang keras.

3. Fan Blade Rusak

Jika salah satu atau sebagian fan blade radiator rusak, menimbulkan suara berisik pada kipas radiator. Kerusakan ini terjadi seperti sompal atau patah sebagian.

Jika tidak, salah satu bladenya ada yang patah. Sama seperti kerusakan yang lainnya, jika kondisi fan blade patah, membuat kipas radiator tidak stabil.

Alasan inilah mengapa kipas radiator mobil menimbulkan suara berisik saat kipas berputar. Keadaan fan blade yang rusak bisa disebabkan karena lontaran kayu atau batu yang masuk dalam kipas.

Kipas radiator berfungsi terus-menerus tanpa disadari bahwa ada kayu atau batu yang berada di dalamnya. Apalagi saat mobil berkendara melalui jalan off road dan banjir yang penuh sampah.

Cara Mengganti Kipas Radiator

Jika kipas radiator mobil mengalami kerusakan sehingga menimbulkan suara yang berisik, sebaiknya segera ganti yang baru. Pertama, kendorkan klem upper radiator. Lepaskan klem tersebut dengan hati-hati.

Baca juga: Penyebab Mesin Mobil Overheat yang Harus Diwaspadai, Apa Saja?

Lepas kedua baut di sisi satu dan 2 baut disisi lainnya. Gunakan kunci ring 10 mm untuk melepas soket kabel. Jika sudah terlepas, baru siapkan sparepart kipas radiator yang baru.

Pasang kipas pada dudukan yang lama, perhatikan posisi bushing atau ring logam dan baut pengikatnya. Selipkan kabel ke dalam klipnya agar terlihat rapi dan aman.

Beri sealer secukupnya pada leher luar ujung radiator tempat masuk selang. Cara mengatasi kipas radiator mobil berisik jika mengalami rusak parah bisa dengan menggantinya yang baru. (R10/HR-Online)