Kisah Warga Kawali Ciamis Pakai Masker Selama 20 Tahun

Kisah Warga Kawali Ciamis Pakai Masker Selama 20 Tahun
Yaman (59 , tukang cukur rambut di Blok Gosali Desa/Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis sudah 20 tahun pakai masker.Foto:Edji/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Menggunakan alat pelindung diri atau APD, berupa pakai masker pada umumnya hanya dilakukan karena adanya anjuran pemerintah agar tidak terpapar virus corona. 

Tetapi hal ini berbeda dengan Yaman (59 , tukang cukur rambut di Blok Gosali Desa/Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Ia yang sudah 20n tahunan jadi tukang cukur tak berani bekerja tanpa mengunakan masker.

Kata dia, saat ini masyarakat yang menggunakan masker pada umumnya karena takut terpapar virus corona serta mengikuti anjuran pemerintah.

Bagi yang tidak terbiasa dapat dipastikan akan merasa pengap, terlebih disaat terik matahari.

“Namun, bagi yang sudah biasa seperti saya (tukang cukur) jika kerja tak pakai masker serasa ada yang kurang,” ujarnya, Sabtu (8/8/2020).

Baca Juga: Tak Hanya Pedagang, Tukang Cukur di Pasar Ciamis Sepi Konsumen

Yaman, yang kerap dipanggil Mang Otoy ini mengaku, menggunakan masker sudah dilakoninya hampir 20 tahun.

Ia selalu menggunakan masker, setelah  mengetahui temannya terkena sakit paru-paru.

“Hasil rontgen teman saya sesama tukang cukur, ada gumpalan serbuk rambut di paru-parunya, sejak saat itu saya selalu pakai masker,” jelas Otoy.

Yaman menambahkan, menggunakan masker tidak hanya berguna untuk menghalangi adanya penyebaran virus corona saja.

Namun pakai masker juga bisa menghalangi masuknya debu, juga sebagai antisipasi agar potongan rambut tidak terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.

“Pakai masker termasuk salah satu solusi agar hidup tetap sehat,” pungkasnya. (Edji/R8/HR Online)

Loading...