Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita CiamisMahasiswa Ciamis Sebut Kinerja Pemkab Belum Optimal

Mahasiswa Ciamis Sebut Kinerja Pemkab Belum Optimal

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Ciamis mendatangi kantor Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Selasa (25/8/2020).

Kedatangan, mahasiswa dari berbagai universitas tersebut, yakni untuk melakukan audiensi dengan Bupati Ciamis serta jajaran pejabat Pemkab Ciamis terkait evaluasi kinerja Pemkab Ciamis serta penyusunan RPJMD Tahun 2020.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara langsung menerima audensi dari mahasiswa.

Nampak hadir pula Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, Plh Sekda, Toto Marwoto, serta para kepala SKPD Kabupaten Ciamis.

Salah satu mahasiswa yang juga sebagai Ketua HMI Kabupaten Ciamis, Hernawan mengatakan, dalam audiensi ini pihaknya menanyakan terkait penyusunan RPJMD yang sama sekali tidak melibatkan mahasiswa dan akademisi.

Hernawan menambahkan, visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ciamis sampai saat ini juga belum terlihat optimal.

Bahkan, pelayanan publik dari mulai tingkat desa sampai SKPD sulit didapat oleh masyarakat.

“Mengapa dalam penyusunan RPJMD, Pemerintah tidak melibatkan masyarakat dan mahasiswa untuk memberikan Saran dan masukan tentang RPJMD. Jangan sampai Bupati Ciamis melupakan tentang apa visi dan misi pada saat kampanye dulu,” katanya.

Hernawan mengungkapkan, sebelumnya pihaknya meminta maaf kepada Bupati dan wakil Bupati Ciamis serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis tentang audiensi saat ini yang tidak memberi kabar terlebih dahulu.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kesediaan bapak Bupati dan jajaran yang telah mempersilahkan kami masuk untuk audiensi. Kami hanya ingin, bisa berperan, ikut serta memajukan Ciamis agar bisa tercapainya visi dan misi kabupaten Ciamis yang sinergis,” ungkapnya.

Pemkab Kekurangan Pegawai

Sementara itu, Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya mengatakan, terkait pelayanan tingkat kecamatan maupun tingkat desa memang harus segera ada pengoptimalan. Pemerintah daerah Ciamis saat ini, kekurangan tenaga kerja sebanyak 6.000 orang.

“Kita Pada tahun 2019 hanya mendapat lowongan kerja sebanyak 200 orang tambahan tenaga kerja, kalau kurang pelayanan, saya pastikan memang masih kurang. Akan tetapi, kita akan berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara untuk penyusunan RPJMD atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Herdiat mengungkapkan, mahasiswa dan masyarakat sudah dilibatkan dalam penyusunan RPJMD. Namun, hanya perwakilan saja.

“Mahasiswa dan masyarakat Ciamis terlibat dalam penyusunan RPJMD, akan tetapi hanya perwakilan saja. Secara teknis, itu Bappeda yang urus dan saya sudah perintahkan untuk melibatkan semua elemen,” pungkasnya. (R8/HR Online)