Senin, Oktober 18, 2021
BerandaBerita TerbaruMakanan Alami Pengencer Darah untuk Penderita Darah Kental

Makanan Alami Pengencer Darah untuk Penderita Darah Kental

Makanan alami pengencer darah untuk membantu mengurangi risiko terjadinya penggumpalan. Pembekuan darah merupakan mekanisme alami yang penting bagi tubuh.

Namun, darah yang cepat beku juga sangat penting untuk menghentikan terjadinya pendarahan, sekaligus mempercepat penyembuhan.

Meski begitu, gumpalan darah yang terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit komplikasi. Sebab, darah kental serta penggumpalan pada arteri membuat risiko stroke dan serangan jantung meningkat.

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti halnya kelainan jantung sejak lahir atau pembekuan darah, butuh obat untuk pengencer darah.

Ada beberapa makanan yang bisa mengencerkan darah secara alami untuk membantu mengurangi terjadinya risiko penggumpalan.

Tapi sebelum mencoba, Anda harus konsultasi dulu dengan dokter, karena hal itu penting. Karena, jika mengonsumsinya secara bersamaan antara jenis makanan tertentu dengan obat pengencer darah dapat memicu terjadinya pendarahan.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini 10 jenis makanan untuk pengencer darah yang perlu Anda ketahui.

Baca Juga : Makanan untuk Kesehatan Kuku yang Wajib Anda Coba!

10 Jenis Makanan Alami Pengencer Darah

Ikan dan Minyak Ikan

Makanan alami untuk mengencerkan darah yang pertama adalah ikan berikut minyak ikan. Makanan ini mengandung DHA dan EPA asam lemak omega-3.

Asam lemak tersebut terbukti punya efek untuk pengencer darah. DHA dan EPA berfungsi mengencerkan darah. Caranya dengan menghambat terjadinya pembentukan zat dalam mendorong terbentuknya bekuan darah.

Sumber makanan DHA dan EPA itu di antaranya ikan berlemak, seperti halnya salmon, cod, tuna, sarden, mackerel.

Bawang Putih

Berikutnya ada bawang putih yang juga termasuk makanan alami pengencer darah. Bawang putih dapat bekerja mengencerkan darah. Bagi orang yang tengah dalam masa pengobatan warfarin jangan mengonsumsi bawang putih dengan suplemennya.

Selain itu, bawang putih bisa membantu Anda menurunkan tingkat kadar kolesterol serta trigliserida darah. Hal ini dapat mengurangi risiko terjadinya pembentukan plak serta penyakit jantung.

Cabai Rawit

Cabai rawit mengandung tinggi salisilat sehingga dapat menjadi makanan alami untuk pengencer darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. Jenis makanan ini juga bermanfaat untuk menurunkan tingkat tekanan darah, serta mengurangi sensasi rasa nyeri.

Untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah, tambahkan cabai rawit dalam bentuk suplemen atau pada menu makanan harian.

Baca Juga : Dampak Virus Corona Bisa Sebabkan Penyumbatan Pembuluh Darah

Kunyit

Jenis makanan alami pengencer darah selanjutnya adalah kunyit yang mengandung kurkumin. Dengan kandungan senyawa tersebut membuat kunyit mempunyai antioagulan serta sifat anti inflamasi.

Senyawa tersebut mampu bekerja menghambat komponen yang menjadi faktor pembekuan guna mencegah terjadinya pembentukan gumpalan darah.

Jahe

Jahe juga termasuk bahan herbal anti inflamasi yang berfungsi menghentikan terjadinya penggumpalan serta pengentalan darah.

Makanan alami pengencer darah ini mengandung salisilat yang bisa membantu mencegah serangan jantung dan stroke. Secara sintetis asam asetilsalisilat asalnya dari salisilat. Biasanya senyawa ini disebut aspirin.

Untuk memperoleh efek antikoagulan dari senyawa salisilat alami ini, Anda dapat memanfaatkan jahe kering atau jahe segar secara teratur dengan cara mencapurkannya ke dalam masakan maupun minuman.

Selain itu, jahe juga sudah terkenal mampu mengurangi terjadinya peradangan serta melemaskan otot-otot yang kaku.

Kayu Manis

Kayu manis maupun cassia memiliki kandungan coumarin sebagai zat antikoagulan yang kuat, dan bisa juga menjadi pengencer darah secara alami.

Konsumsi kayu manis juga dapat menurunkan tekanan darah sekaligus meredakan peradangan akibat artritis dan kondisi peradangan lain.

Meski begitu, mengonsumsi kayu manis secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama, bisa mengakibatkan kerusakan hati. Jadi, gunakan bahan alami ini secukupnya.

Ekstrak Biji Anggur

Antioksidan yang terkandung dalam ekstrak biji anggur mampu melindungi pembuluh darah serta mencegah hipertensi. Selain itu, ekstrak dari biji anggur juga bisa berfungsi sebagai pengencer darah yang alami.

Namun, seseorang yang punya kelainan darah dan mengonsumsi obat untuk pengencer darah jangan mengonsumsi ekstrak dari biji anggur. Begitu pula orang yang hendak menjalani operasi.

Baca Juga : Gejala Tekanan Darah Tinggi dan Penyebab Pemicunya

Vitamin E

Jenis makanan alami pengencer darah juga memiliki kandungan vitamin E. Seperti kuning telur, minyak biji gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak almond, dan minyak bungan matahari.

Terbukti vitamin E mampu membantu meminimalisir pembekuan darah. Sebagai antioksidan, vitamin E akan membantu tubuh melawan terjadinya kerusakan sel.

Berdasarkan penelitian para ahli kesehatan, vitamin E memiliki sifat antikoagulan ringan. Karena itulah, orang yang minum obat pengencer darah jangan mengonsumsi vitamin E.

Ginko Blioba

Ginkgo biloba adalah tanaman herbal yang sudah terkenal di Tiongkok. Ginkgo biloba sering menjadi bahan alami untuk mengatasi gangguan darah serta memori.

Tanaman ini selain mampu mengencerkan darah, juga memiliki sifat fibrinolitik. Sehingga, ginko blioba dapat melarutkan darah yang menggumpal.

Tapi, perlu penelitian lebih lanjut untuk bisa mengetahui secara pasti tanaman tersebut benar-benar mempunyai efek yang positif, terkait dengan pembekuan darah.

Bromelain

Makanan alami pengencer darah yang terakhir yang mengandung enzim bromelain. Enzim ini terdapat pada buah nanas dan efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular.

Selain dapat mengencerkan darah, penelitian juga menunjukkan kalau bromelain mampu memecah darah yang menggumpal, serta mengurangi terjadinya pembentukan gumpalan darah.

Enzim tersebut juga mempunyai sifat anti-inflamasi untuk membantu mencegah munculnya penyakit kardiovaskular serta tekanan darah tinggi. (Eva/R3/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img