Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisUnik, Mata Air Ciuyah di Ciamis Ini Rasanya Asin Meski Jauh dari...

Unik, Mata Air Ciuyah di Ciamis Ini Rasanya Asin Meski Jauh dari Laut

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Keberadaan Mata Air Ciuyah di Desa Tigaherang, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat cukup unik. Hal itu lantaran airnya berasa asin layaknya ditaburi garam dari laut.

Padahal letak mata air ini jauh dari laut, bahkan berada di bawah Gunung Ciuyah. Lokasi mata air tersebut juga dipercaya warga setempat sebagai Patilasan Pangeran Raja Lautan.

Mata Air ini juga dianggap sebagai mata air ajaib lantaran dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Karena itu mata air ini banyak dikunjungi warga.

Saefulloh, tokoh masyarakat Desa Tigaherang mengatakan, selain karena berada di bawah Gunung Ciuyah, rasa airnya juga asin seperti di lautan.

Padahal posisi mata air ini jauh dari laut, namun rasanya asin layaknya air tawar yang ditaburi garam. Karena keunikannya itu, banyak orang yang sengaja datang ke mata air tersebut.

“Mungkin baru di sini ada mata air di pegunungan yang airnya terasa asin. Makanya banyak yang berkunjung dan ingin mengambil air dari mata air Ciuyah ini,” ujar Saefulloh, Kamis (20/8/2020).

Menurut Saefulloh, mereka yang ingin mengambil air dari mata air ini tidak bisa langsung begitu saja mengambilnya. Mereka harus membelinya dengan cara gaib. Sayangnya Saefulloh tidak merinci cara gaib yang dimaksudnya.

“Konon air Ciuyah ini bisa sembuhkan rematik dan penyakit lainnya. Mereka yang datang dari berbagai wilayah biasanya punya keluhan sakit sehingga segaja datang dan berharap kesembuhan,” terangnya.

Lantaran banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah, pihaknya berencana membuat bak penampungan. Tujuannya agar mereka yang datang bisa merendam diri untuk terapi dengan air Ciuyah tersebut.

“Mudah-mudahan keinginan dan niat kami untuk membuat bak penampungan air Ciuyah ini bisa terlaksana,” katanya.

Saefulloh menambahkan, meskipun mata air Ciuyah berasa asin, namun uniknya ikan tawar yang berada di kolam-kolam warga, tidak mati. Padahal airnya berasal dari mata air Ciuyah.

“Ikan-ikan di kolam-kolam warga normal, tidak ada yang mati, meskipun airnya dari mata air Ciuyah,” katanya. (Ndu/R7/HR-Online)