ODGJ Masuk Masjid Agung Banjar Bawa Golok Bikin Panik Jamaah

Petugas dan para jamaah Masjid Agung Kota Banjar saat hendak mengamankan seseorang yang diduga ODGJ. Foto: Istimewa.
Petugas dan para jamaah Masjid Agung Kota Banjar saat hendak mengamankan seseorang yang diduga ODGJ. Foto: Istimewa.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Seorang pria masuk Masjid Agung sambil membawa golok bikin panik jamaah Jum’at di Kota Banjar, Jawa Barat, Jum’at (14/08/2020).

Seorang pria paruh baya tersebut diduga mengalami gangguan jiwa karena tiba-tiba memasuki masjid sembari menenteng golok panjang saat akan berlangsung sholat Jum’at di Masjid Agung Kota Banjar.

Kejadian tak terduga itu pun langsung membuat para jamaah yang hendak melakukan sholat Jum’at panik dan kaget, hingga membuat suasana ibadah di masjid tersebut sempat terganggu.

Seperti dikatakan Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satpol PP Kota Banjar, Asep Sutarno, yang pada waktu itu hendak mengikuti sholat Jum’at di masjid tersebut.

Sebelum pelaksanaan sholat Jum’at, lanjut Asep Sutarno, orang yang diduga ODGJ itu ingin mengikuti sholat Jum’at. Namun, dia membawa senjata tajam berupa golok panjang.

Mengetahui hal itu, petugas kepolisian dari Polres Banjar, AKP. Suharno, yang kebetulan sholat Jum’at di Masjid Agung Banjar, berusaha merebut golok dari tangan orang yang diduga ODGJ tersebut.

Namun, saat akan diamankan, orang tersebut berlari dan bersembunyi di ruang peralatan yang ada di dalam Masjid Agung sambil tetap membawa golok miliknya.

“Para jamaah sempat panik dan khawatir kalau orang itu mengamuk. Karena saat di masjid dia membawa senjata tajam,” terang Asep Sutarno, kepada awak media.

Setelah masuk ke dalam ruang peralatan, lanjut Asep Sutarno, pintu masuk ruang peralatan tersebut kemudian dikunci dari luar oleh petugas. Tujuannya agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah sholat Jum’at. Setelah itu, para jamaah melanjutkan ibadah sholat jum’at.

Diamankan Petugas

Lebih lanjut Asep Sutarno mengatakan, setelah selesai sholat Jum’at, para petugas dari kepolisian, Satpol PP bersama warga membuka ruang peralatan di dalam Masjid Agung. Kemudian, para petugas mencoba merayu orang tersebut agar melepaskan senjata tajam yang dibawanya. 

Setelah dirayu, dengan kesadaran sendiri orang itu akhirnya meletakkan senjatanya. Kemudian petugas pun langsung mengamankannya. Petugas juga mencari keterangan mengenai alamat orang tersebut untuk dipulangkan.

Setelah diperoleh informasi diketahui bahwa orang dengan gangguan jiwa itu bernama Mamat Rahmat, warga Desa Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

“Orangnya masih ingat alamatnya. Dia orang Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Nanti petugas akan pulangkan ke tempat asalnya,” pungkas Asep Sutarno. (Muhlisin/R3/HR-Online) 

Loading...