Pemkab Biayai Perawatan Pasien ODGJ di Pangandaran

ODGJ di Pangandaran
Kegiatan Penanganan ODGJ di Pangandaran. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ di Pangandaran telah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten. Perawatannya pun bahkan dibiayai oleh Pemkab Pangandaran.

Hal itu disebutkan dalam kegiatan penanganan ODGJ yang dihadiri Ketua Penggerak PKK Pangandaran, Kepala Dinas Kesehatan, dr Yani Marzuki, dan Kepala Dinas Sosial, serta perwakilan BPJS Kesehatan.

Saat ini Orang Dengan Gangguan Jiwa yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran tercatat sebanyak 674 orang. Namun, hanya 422 pasien yang masuk dalam ODGJ berat. Selain itu, sebanyak 31 ODGJ asal Pangandaran masih ditangani di RSJ Marzuki Mahdi Bogor. Salah satu diantaranya sudah pulang ke Pangandaran.

Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, yang juga Ketua Yayasan Jantung Sehat, HJ Ida Nurlela mengatakan, program penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa menjadi salah satu program Dinas Kesehatan Pangandaran.

“Orang Dengan Gangguan Jiwa yang dipulangkan ke Kabupaten Pangandaran dari Rumah Sakit dr Marzuki Mahdi Bogor. Kali ini seluruh pasien tersebut ditangani serta didanai oleh Pemkab Pangandaran,” katanya, Jum’at (28/8/2020).

ODGJ yang pulang dari perawatan di rumah sakit Bogor, ditangani langsung oleh Tim Medis Dinas Kesehatan Pangandaran.

“Semua yang datang dari Bogor yakni warga kabupaten Pangandaran, kita langsung merespon serta memeriksa kesehatannya. Semua pasien diperiksa oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran,” katanya.

Menurut Ida, sebantak 31 ODGj dirawat di Rumah Sakit dr H Marzuki Mahdi Bogor, semua biaya perawatan semua ditanggung Pemkab Pangandaran.

“Nantinya 31 orang tersebut akan dirawat di Bogor selama 23 hari. Saat ini dicek kesehatannya kerja sama dengan Dinas Sosial dan BPJS,” tutupnya. (Entang/R7/HR-Online)

Loading...