Sanksi Tak Bermasker di Kota Banjar Berlaku Pekan Depan

Sanksi Tak Bermasker di Kota Banjar
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Edi Hardianto saat diwawancarai awak media. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Penerapan sanksi tak bermasker di Kota Banjar, Jawa Barat bakal resmi diberlakukan pekan depan. Tepatnya pada 15 Agustus mendatang. Sanksi tersebut berlaku untuk seluruh warga yang tidak mengenakan masker di Kota Banjar.

Kepastian penerapan sanksi bagi warga tak bermasker tersebut dikatakan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Edi Hardianto. Edi memastikan hal tersebut usai rapat koordinasi di Posko Crisis Center Kota Banjar, Rabu (5/7/2020).

“Untuk pemberlakuan sanksi penindakan warga tak masker dimulai pekan depan,” kata Edi Herdianto kepada awak media usai rapat.

Dalam teknisnya, lanjut Edi, untuk memudahkan petugas di lapangan, warga yang tidak mengenakan masker nantinya akan diberikan surat tanda melakukan pelanggaran.

Surat itu seperti bentuk tilang kendaraan bermotor, terbagi dalam tiga warna. Warna putih bagi warga yang melanggar satu kali, warna biru untuk pelanggar sebanyak dua kali dan warna merah untuk warga yang melakukan pelanggaran sampai tiga kali.

“Kalau sampai ada yang melakukan pelanggaran sampai tiga kali, maka KTP atau identitasnya akan disita oleh petugas. Teknis itu dijamin tidak akan merepotkan petugas dan sudah kami persiapkan,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjut Edi, sebelum penindakan tersebut tim Gugus Tugas akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat dimulai pada tanggal 7 Agustus sampai tanggal 14 Agustus mendatang.

“Besok pagi tim Gugus Tugas akan ada apel gabungan dan peninjauan langsung dari provinsi. Setelah itu kami lakukan sosialisasi kepada warga,” katanya.

Sanksi Tak Bermasker dan Perpanjangan Masa AKB

Selain menyampaikan penerapan sanksi bagi warga tak bermasker, Ia juga menyampaikan untuk masa adaptasi kebiasaan baru atau AKB di Kota Banjar saat ini diperpanjang.

Perpanjangan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Banjar nomor 443 tahun 2020 tentang perpanjangan adaptasi kebiasaan baru atau AKB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Kemarin sudah ada SK Walikota Banjar. Untuk masa AKB dimulai tanggal 29 Juli sampai 29 Agustus 2020 mendatang,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online) 

Aegis Boost Pro