Seorang Pelajar di Kota Banjar Menghilang Setelah Mengerjakan Tugas

Seorang Pelajar di Kota Banjar Menghilang Setelah Mengerjakan Tugas
Siti Muntamah saat memperlihatkan foto anaknya yang hilang, Risma Aprilia (15). Foto:Istimewa

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Seorang pelajar Risma Aprilia (15), warga RT 01 RW 10 lingkungan Parunglesang, Kelurahan/Kota Banjar, Jawa Barat, dikabarkan menghilang setelah mengerjakan tugas pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pamit hendak pergi bermain.

Pelajar dengan status siswa baru Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Bhakti Kencana Kota Banjar tersebut dikabarkan hilang pada hari rabu tanggal 29 bulan Juli lalu.

Orang tua korban, Siti Muntamah, menceritakan sebelum anaknya hilang, awalnya pada hari rabu tanggal 29 Juli anaknya pamit mengerjakan tugas pembelajaran jarak jauh (PJJ) memanfaatkan fasilitas Wifi di area Pusdai bersama teman-temannya.

Setelah itu, sekitar pukul 9:00 Wib ia pulang ke rumah untuk mandi. Kemudian pergi bermain dan pulang lagi sekitar pukul 16:00 Wib. Setelah ashar ia pamit hendak menginap di rumah temannya.

“Saya ijinkan karena temannya saya kenal dan biasa main ke rumah juga tapi nggak boleh nginap,” kata Siti Muntamah kepada awak media, Senin (3/7/20).

Setelah pamit dan ditunggu sampai malam tidak pulang, kata Siti, ia mencoba menghubungi teman anaknya melalui handphone untuk menanyakan keberadaan Risma.

“Setelah dicek ternyata anak saya tidak  pergi ke rumah temannya. Dia tidak ada di sana dan saya langsung lapor sama Polisi,” ujar Siti.

Ciri-Ciri Pelajar yang Menghilang

Lanjut Siti menyebutkan, saat pergi anaknya mengenakan pakaian rok berwarna hitam, sandal berwarna biru, kaos warna biru dan kerudung berwarna biru serta mengenakan masker.

“Waktu pergi anak saya tidak membawa motor dan handphone. Dia jalan kaki dan hanya membawa pakaian yang dikenakannya,” ucapnya.

Ia berharap kepada petugas kepolisian dan semua pihak untuk membantu menemukan keberadaan anaknya. Karena sudah hampir enam hari ini belum ada kabar. Selain itu, ia juga khawatir terjadi sesuatu yang menimpa pada anaknya.

“Saya ingin Risma segera ditemukan dan pulang ke rumah. Saya takut terjadi apa-apa pada anak saya,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Budi Nuryanto, mengatakan, saat ini untuk kasus dugaan pelajar yang menghilang tersebut sudah masuk dalam tahap penyelidikan.

“Ya. Sekarang kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan,” singkatnya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Loading...