Tensi Naik, Guru di Panawangan Ciamis Jatuh dari Motor Hingga Tewas

Guru di Panawangan
Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang guru di Panawangan, Kabupaten Ciamis, jatuh dari sepeda motor, diduga lantaran pusing akibat tensi naik. Akibatnya guru yang mengajar di SDN 5 Sadapaingan, Kecamatan Panawangan tersebut meninggal dunia saat ditangani tim Medis Puskesmas Gardujaya, Rabu (5/8/2020).

Ipur Purwati, guru tersebut terjatuh dari sepeda motor saat tengah dibonceng ojeg. Almarhum menghantam jalan aspal, sehingga terluka parah.

Sri (50), warga Panawangan yang juga rekan dari almarhum, mengatakan, korban tengah dibonceng ojeg dari Desa Cinyasag. korban akan pergi ke Desa Panawangan melewati Jalan Raya Ciamis-Cirebon.

“Saat di daerah Cirikip, Bu Ipur tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya. Posisinya dia sedang dibonceng ojeg,” katanya.

Saat terjatuh itulah, korban menghantam jalan aspal. Pengemudi ojeg lantas berhenti. Bersama warga, dia kemudian mengevakuasi korban ke Puskesma Gardujaya.

“Ketika dirawat di Puskesmas Gardujaya, tensi darahnya tinggi, sampai 220. Itu kata petugas Puskesmas,” jelasnya.

Sri menduga, korban terjatuh dari sepeda motor lantaran pusing karena tekanan darahnya naik. Akhirnya guru di Panawangan tersebut meninggal dunia saat dalam perawatan tim medis.

“Mungkin pusing karena darah tinggi, lalu jatuh dari motor. Sampai akhirnya meninggal saat masih ditangani di Puskesmas,” katanya. (R7/HR-Online)

Loading...