Rabu, Januari 26, 2022
BerandaBerita TerbaruTulang Rawan Hialin, Struktur dan Fungsinya dalam Organ Tubuh

Tulang Rawan Hialin, Struktur dan Fungsinya dalam Organ Tubuh

Tulang rawan hialin adalah jenis dari tulang rawan yang paling banyak ada dalam tubuh. Rawan ini terdapat pada hidung, laring, tulang rusuk, dan juga trakea.

Hialin atau tulang artikular adalah tulang yang paling lemah daripada kedua tulang rawan lainnya, yakni tulang rawan elastis dan juga tulang rawan fibrosa.

Mengenal Tulang Rawan Hialin

Mungkin anda sering menyentuh bagian hidung ataupun telinga. Dari sentuhan tersebut terasa seperti lebih fleksibel dan juga lentur. Walaupun lentur, akan tetapi hidung atau telinga tersebut juga berupa tulang.

Tulang tersebut adalah tulang rawan artikulara. Jaringan dari tulang ini adalah padat dan tersusun berupa jaringan. Setiap organ pada tubuh manusia pasti mempunyai fungsi, begitu pula dengan tulang rawan artikular ini.

Menurut Wikipedia, tulang rawan memiliki jaringan ikat yang lentur dan lebih lunak daripada otot. Sebelum mengetahui lebih jelas tentang rawan artikular, sebaiknya mengetahui tentang apa itu tulang rawan dan lokasi mereka.

Tulang rawan merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel yang bernama kondrosit. Kondrosit ini berfungsi memproduksi komponen yang akan membuat rawan lain. Misalkan kolagen dan juga serat elastin. Jaringan dari tulang rawan memiliki sifat yang elastis namun padat.

Dalam tubuh, tulang rawan hialin terdapat pada bagian persendian, seperti siku, pergelangan kaki, dan juga lutut. Kemudian juga terdapat pada tulang rusuk, antara tulang yang tersusun dalam tulang belakang. Lalu, berada pada hidung dan juga saluran pernafasan.

Baca Juga: Penyebab Pengapuran Tulang atau Osteoartritis yang Wajib Dikenali

Fungsi Jaringan Tulang Rawan

Meskipun bernama tulang, akan tetapi fungsinya sangat berbeda dengan tulang biasa. Tulang rawan mampu mengurangi gesekan serta sebagai bantalan antar tulang dalam persendian.

Lalu, membantu sebagai penopang massa tubuh ketika melakukan aktivitas keseharian. Misalkan saja berlari, membungkuk, lalu juga melakukan peregangan.

Tulang rawan hialin juga berfungsi sebagai perekat antar tulang dalam tubuh, seperti tulang rusuk. Tulang rawan juga berguna dalam menjalankan fungsi sesuai dengan organ yang terbentuk. Misalnya, telinga yang semuanya adalah tersusun dari tulang rawan untuk mendengar.

Tulang rawan ini juga berguna dalam proses pertumbuhan tulang pada anak. Ujung paha dan juga bahu pada anak-anak masih berupa susunan tulang rawan. Tulang rawan sendiri terbagi dalam tiga jenis, yakni rawan elastis, rawan fibrosa, dan juga rawan hialin.

Tulang Rawan Elastis

Rawan ini merupakan jenis tulang yang ada pada telinga, hidung, dan juga trakea. Fungsinya yakni sebagai pemberi kekuatan dan juga kelenturan organ serta struktur seperti telinga.

Tulang Rawan Fibrosa

Rawan ini berada pada cekungan kecil dan juga pada diskus yang ada pada tulang belakang. Fungsinya sebagai bantalan sendi serta mengurangi gesekan yang terjadi antar tulang karena dapat menimbulkan rasa nyeri.

Tulang Rawan Hialin

Rawan ini merupakan jenis yang paling banyak terdapat pada bagian tubuh. Lembaran tipis pada tulang ini terdapat pada permukaan tulang, laring, trakea danjuga tulang rusuk. Fungsinya sebagai bantalan. Jenis tulang rawan ini adalah tulang yang paling lemah daripada kedua tulang rawan lainnya.

Baca Juga: Anatomi Organ Tubuh Manusia, Pengertian, Struktur dan Fungsinya

Struktur Hialin

Tulang rawan ini ditutupi oleh membran fibrosa secara eksternal atau biasa menyebutnya dengan nama perikondrium. Membran ini berisi pembuluh yang berfungsi sebagai pemberi nutrisi terhadap tulang rawan melalui difusi.

Apabila tulang ini tampak dalam sebuah mikroskop, maka terdiri dari kondrosit dari bentuk sudut bulat atau tumpul. Mereka juga terdiri dari mikrolasma transparan dengan flamen yang halus.

Namun juga terkadang berupa butiran kecil. Kemudian yang ada pada bagian dalam tulang rawan hialin ini adalah satu hingga dua inti berbentuk bulat.

Apabila tersusun dalam kelompok, kondrosit dalam tulang rawan ini mempunyai bentuk yang bulat (pada umumnya berupa garis lurus). Yang kemudian, mereka akan bersentuhan dari satu ke yang lainnya lalu membentuk bulatan.

Pasalnya, tulang rawan sangat rentan terhadap segala macam gangguan. Seperti peradangan, nyeri, kekakuan, bahkan jika sangat parah dapat terjadi patah tulang dan mengakibatkan pendarahan pada sendi.

Untuk menghindari gangguan yang kemungkinan terjadi, maka sebaiknya selalu menjaga kesehatan tulang rawan hialin dengan berolahraga. Pola makan juga dapat menjadi solusi terbaik menjaga kesehatan tulang rawan anda. (R10/HR Online)

- Advertisment -