Wisata Pangandaran Ramai, Warga dan Pengunjung Wajib Pakai Masker

Wisata Pangandaran Ramai, Warga dan Pengunjung Wajib Pakai Masker
Sejumlah petugas gabungan mengikuti apel kesiapsiagaan edukasi pencegahan Covid-10, di depan pondok seni Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (29/8/2020).Foto:Madlani/HR

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, setiap akhir pekan selalu ramai pengunjung yang berwisata.

Sejak dibuka kembali, objek wisata andalan Jabar ini tak pernah sepi pengunjung. Memasuki masa AKB ini, kunjungan wisatawan makin membludak.

Agar tak terjadi penyebaran covid-19, warga dan wisatawan Pangandaran mesti mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat wajib pakai masker, karena itu salah satu cara pencegahan yang paling baik,” ujar Kepala BPBD Jawa Barat, Dani Ramdan, saat memimpin apel kesiapsiagaan edukasi pencegahan Covid-10, depan pondok seni Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (29/8/2020).

Sekitar 250 petugas gabungan ikut kegiatan apel tersebut. Mereka akan melaksanakan edukasi mengenai penerapan protokol kesehatan terutama pemakaian masker.

Dani menyebut, personil gabungan ini akan bersiaga di sepanjang objek wisata Pantai Pangandaran.

“Para petugas gabungan ini akan melakukan pengawasan kedisiplinan warga dan wisatawan dalam menerapkan protokol kesehatan pada masa AKB ini,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai objek wisata yang selalu ramai pengunjung, Pangandaran memerlukan prioritas dalam mendisiplinkan masyarakat pada masa AKB ini.

“Kunci sukses AKB adalah 3M yakni pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” ungkap Dani.

Lebih lanjut ia mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 Indonesia semakin bertambah.

Maka dari itu, perlu adanya pendisiplinan dari semua orang agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Kami minta juga para petugas agar memberi contoh penggunaan masker yang baik dan benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata mengakui, jika Pangandaran adalah salah satu objek wisata yang paling banyak kedatangan wisatawan.

Dibukanya kembali objek wisata ini kembali memulihkan perekonomian masyarakat. Namun demikian,  pihaknya mengimbau warga dan wisatawan agar tetap patuh pada protokol kesehatan.

“Yang paling utama adalah pemakaian masker, warga dan wisatawan wajib pakai masker,” katanya. (Madlani/R8/HR Online)

Loading...