80 Ribu APD Dibagikan Pemkab Pangandaran ke Sekolah

Sebanyak 80 ribu APD dibagikan Pemkab Pangandaran ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Pangandaran. Foto: Entang SR/HR.
Sebanyak 80 ribu APD dibagikan Pemkab Pangandaran ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Pangandaran. Foto: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Sebanyak 80 ribu APD dibagikan Pemkab Pangandaran ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pembagian APD untuk memfasilitasi kebutuhan sekolah dan para siswa pada masa pandemi kali ini.

Alat pelindung diri (APD) yang pemkab bagikan itu meliputi masker, alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, dan cairan disinfektan. Tak tanggung-tanggung, dana yang Pemerintah Kabupaten Pangandaran keluarkan untuk pembelian lebih dari 80 ribu APD tersebut mencapai Rp 8,5 miliar.

Pembagiannya dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pangandaran, melalui Korwil Pendidikan dan K3S dari 10 kecamatan.

Baca Juga : Pendataan Jumlah Siswa SD, Pemkab Pangandaran Siapkan APD

Nana, perwakilan dari Korwil Pendidikan Kecamatan Langkaplancar, mengatakan, pengambilan APD langsung oleh masing-masing Korwil Pendidikan dan K3S. Selanjutnya nanti pihak sekolah mengambil ke masing-masing korwil.

“Besok mulai pembagiannya ke setiap sekolah. Untuk membawa barang-barang APD ke Langkaplancar, kita menggunakan jasa angkutan truk. Karena kelengkapan APD untuk Langkaplancar sangat banyak, sebanding dengan jumlah sekolah yang ada, yaitu mencapai 43 SD,” terang Nana, kepada HR Online, Kamis (17/09/2020).

Ketua K3S Kabupaten Pangandaran, Maman, menambahkan, agar tidak terjadi kerumunan, maka setiap sekolah akan mengambil bantuan APD ke korwil masing-masing.

“Jumlah sekolah untuk tingkat SD saja sangat banyak, dan tidak akan tertampung jika mengambil langsung ke langsung sini. Jadi cukup korwil saja dari masing masing kecamatan,” katanya.

Maman juga menjelaskan, masing-masing Korwil Pendidikan Kecamatan mengambil bantuan APD sesuai dengan jumlah sekolah dan banyaknya murid. Sehingga tidak akan terjadi kekurangan, karena semuanya sudah terdata sebelum bantuan 80 ribu APD datang.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Padaherang, Rahmat, mengaku bahwa sekolahnya sendiri sudah menyiapkan segala keperluan untuk belajar tatap muka. Terlebih SMPN 1 Padaherang sudah menerapkan standar protokol kesehatan. (Ntang/R3/HR-Online)