Bertambah Lagi Kasus Covid-19 di Banjar 3 Orang, 2 dari Klaster Depok

Kasus Covid-19 Kota Banjar Jawa Barat, kembali bertambah. Foto: Ilustrasi/Net.
Kasus Covid-19 Kota Banjar Jawa Barat, kembali bertambah. Foto: Ilustrasi/Net.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Bertambah lagi kasus Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat. Kali ini penambahannya 3 orang, 2 orang diantaranya dari klaster Depok, dan 1 orang warga luar Banjar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, mengumumkan adanya penambahan baru warga terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak tiga orang.

Warga terkonfirmasi positif Covid-19 itu meliputi 2 orang warga Banjar, dan 1 orang warga luar Banjar. Masing-masing satu orang laki-laki dan dua orang perempuan.

“Hari ini bertambah lagi kasus Covid-19 Kota Banjar. Penambahannya ada 3 orang. Dua warga Banjar dan satu orang warga luar Banjar,” kata Agus Nugraha, kepada HR Online, via sambungan telepon selulernya, Minggu (27/09/2020).

Baca Juga : Kasus Covid-19 Klaster Waringinsari Kota Banjar, 126 Orang Diswab Test

Ia menjelaskan, 2 orang warga Banjar tersebut merupakan pasien dari klaster Depok. Mereka adalah isteri dan pembantu salah seorang ASN yang sebelumnya telah terkonfirmasi positif Covid-19, warga Kelurahan Karangpanimbal.

Sementara, satu orang lagi merupakan pasien asal Kabupaten Kebumen yang tengah melakukan kunjungan ke saudaranya di Banjar. Hasil swab test orang tersebut terkonfirmasi positif setelah sebelumnya suspek dan masuk RSUD Banjar untuk menjalani pemeriksaan.

“Ketiganya masuk kategori orang dengan gejala. Saat ini juga sudah masuk RSUD Banjar menjalani perawatan,” terang Agus.

Pelaksana Gugus Tugas Kota Banjar, dr. Agus Budiana, menambahkan, saat ini tim Gugus Tugas langsung melakukan tracking kepada warga yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

Selain itu, tim petugas juga langsung melakukan sterilisasi lingkungan rumah pasien dengan penyemprotan cairan disinfektan. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

“Untuk trackingnya tidak terlalu banyak karena pasien sebelumnya sudah melakukan isolasi mandiri. Sekarang baru akan mulai, dan besok baru kita lakukan swab test,” singkatnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)