BMW C Evolution, Kecepatan Maksimal 85 mph atau 136 km/h

BMW C Evolution
Ilustrasi BMW C Evolution. Foto: Istimewa

Lewat BMW C Evolution, nampaknya pabrikan yang terkenal dengan mobilnya ini, seolah tidak mau kalah dalam menghadirkan produk baru berjenis roda dua. Seperti yang kita tahu, BMW memang terbilang jarang mengeluarkan produk berupa motor.

Meski jarang, sebenarnya BMW bukan pemain baru dalam dunia kendaraan roda dua. Pabrikan asal Jerman ini bahkan sudah meluncurkan seri motor pertama mereka pada tahun 1921.

Spesifikasi BMW C Evolution

Lewat seri Motorrad mereka, BMW dahulu tetap mempunyai penggemarnya sendiri. Begitu pula hingga kini, motor-motor keluaran BMW masih banyak peminat karena mempunyai keunikan tersendiri. Tanpa berlama-lama lagi, berikut ulasan lengkap motor matic terbaru khusus untuk anda.

Desain

Mengikuti trend motor scooter masa kini, BMW kabarnya juga bakal membuat motor terbaru mereka ini memiliki desain yang gagah meskipun motor automatic. Yang menjadi menarik, kabarnya motor ini bakal memiliki desain yang lain daripada yang lain.

Keunikan yang menjadi pembeda BMW C Evolution dengan motor matic lainnya itu, terdapat pada jadinya passenger cell. Meski masih rumor, passenger cell ini akan membuat motor yang satu ini seolah-olah memiliki atap.

Tidak hanya menambah fungsi keamanan saja. Tambahan passenger cell ini kabarnya juga akan mendukung fungsional motor C Evolution ini sebagai motor matic tanpa bahan bakar atau electric. Sesuai namanya, bagian atap tambahan ini bakal menjadi tempat untuk menyimpan baterai tambahan.

Baca Juga : All New Aprilia SXR 160, Menjadi Pesaing Yamaha Nmax dan PCX

Kesan gagah motor ini semakin terasa lewat hadirnya windscreen yang cukup lebar. Terlebih lagi penggunaan lampu depan sejajarnya, juga terlihat menarik meski kini sudah cukup mainstream.

Kesan futuristik dari BMW C Evolution ini lebih terlihat dari bagian dashboard motornya. Pasalnya, seluruh parameter motor mendapat tampilan sebuah layar LCD yang manis pada bagian dashboardnya.

Dimensi

Mempunyai panjang total 86 inci, lebar 37 inci, dan tinggi 49 inci, motor ini terbilang ringan dengan beratnya yang hanya 170 kg. Padahal dalam berat tersebut juga sudah termasuk dengan bobot baterai yang punya kapasitas besar.

Kenyamanan C Evolution dari segi dimensi semakin terasa berkat ukuran rodanya yang sangat sesuai. BMW sengaja memasang roda depan 120/70 R 15 dan roda belakang 160/60 R 15.

Jantung Mekanik

Bicara soal kekuatan dari mesin penggerak motor BMW, sudah pasti hasilnya adalah mengagumkan. Begitu juga ketika membahas motor yang satu ini.

Lewat mesin yang mendapat label Liquid-cooled electric-drive motor, motor ini mempunyai kekuatan yang tentu sangat prima. Meski hanya mengusung tipe sebagai motor scooter electric. Hal tersebut terpampang nyata dari kekuatan mesinnya yang kabarnya sebesar 48 hp.

Tidak cukup sampai itu saja, mesin penggerak BMW C Evolution mampu membuat motor ini melaju dengan kecepatan maksimal 85 mph atau 136 km/h. Sedangkan untuk tekanan yang dihasilkan motor ini pada 4.650 rpm sebesar 72 Nm.

Baterai

Poin yang satu ini tentu adalah poin yang paling penting ketika membahas sebuah motor berbasis electric. Sekencang apapun motor electric, andai tidak mempunyai daya tahan baterai yang prima, berarti motor tersebut tidak bisa kita bilang kuat.

Baca Juga : Kawasaki W800 Street 2021, Evolusi dari Keluarga W

Pada seri C Evolution ini, BMW sengaja memasang baterai dengan voltase sebesar 133 V. Dengan kapasitas tersebut, kabarnya motor ini mampu berjalanan nonstop tanpa di-charge hingga 159 km.

Tidak hanya kuat dalam segi ketahanan, baterai BMW C Evolution ini juga terbilang cukup cepat dalam proses pengecasan. Untuk pengisian daya baterai menggunakan 110V/12A, baterai motor ini mampu penuh dalam waktu pengisian selama 9 jam 20 menit.

Sedangkan untuk pengisian daya baterai menggunakan 220V/12A, pengisian dapat berlangsung lebih cepat, yakni sekitar 4 jam 20 menit saja. Hebatnya lagi, jika penggunanya masih kurang puas dengan daya baterai yang terpasang, kabarnya motor ini juga memuat secondary battery yang berkekuatan 12 V / 8 Ah.

Tanggal Rilis dan Harga

Untuk tanggal tepat motor canggih ini bakal lepas di pasaran, BMW sendiri masih belum memberikan informasi lebih lanjut. Namun, kabarnya seri C Evolution ini bakal rilis pada bulan September tahun 2020 ini.

Sedangkan untuk harganya, meski tergolong mempunyai desain dan mesin yang canggih, BMW nampaknya tidak mau mencekik para penggemarnya. Hal tersebut terbukti dari harga BMW C Evolution yang kabarnya dibanderol 16.000 dollar AS saja atau sekitar 237 juta rupiah. (R10/HR-Online)

Baca Juga : SYM Joymax Z300, Benarkah Akan Menjadi Penantang Yamaha XMAX?
Loading...