BPJS Kesehatan Cabang Banjar Beri Relaksasi Penunggak Iuran

Relaksasi BPJS Kesehatan
Sosialisasi relaksasi iuran BPJS Kesehatan bagi peserta mandiri. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Cabang Banjar, Jawa Barat, memberikan relaksasi. Keringanan pembayaran iuran kepesertaan BPJS mandiri ini untuk peserta BPJS Kesehatan yang mempunyai tunggakan pembayaran.

Relaksasi pembayaran bagi penunggak iuran kepesertaan BPJS mandiri tersebut disampaikan oleh Kepala bidang penagihan dan keuangan BPJS Cabang Kesehatan Kota Banjar, Ricky Efriyan. Hal itu disampaikan saat acara sosialisasi bareng awak media di Glory Cofee Banjar, Senin (14/9/2020).

“Relaksasi itu untuk meringankan peserta BPJS dalam pembayaran karena karena dampak virus pandemi Covid-19 terlebih tahun 2020 ini ada istilah rubah pandemi covid,” kata Ricky kepada awak media.

Nantinya, kata Ricky, bagi peserta penunggak itu diberi batas waktu pendaftaran relaksasi iuran BPJS Kesehatan sampai bulan Desember tahun 2020. Sedangkan untuk pembayaran iuran dibayarkan sampai dengan bulan Desember tahun 2021 mendatang.

“Program relaksasi pembayaran ini berlaku untuk semua kelas peserta JKN Non PBI,” terang Ricky.

Relaksasi BPJS Kesetahan, Tunggakan Capai Rp 81,1 M

Lebih lanjut Ricky, mengatakan, adanya pandemi tersebut sangat berdampak pada tunggakan iuran kepesertaan BPJS. Bahkan, angka penunggak iuran di wilayah kerja BPJS Cabang Banjar sampai bulan Agustus ini mencapai 189.508 jiwa. Sehingga jumlah tunggakan keseluruhan sekitar Rp 81,1 miliar.

Rinciannya, jumlah penunggak iuran untuk wilayah Kota Banjar sebesar 7,2 miliar atau 31.431 jiwa, Kabupaten Ciamis sebesar 55,6 miliar atau 93.682 jiwa dan Kabupaten Pangandaran sebesar 19,3 miliar atau 64.395 penunggak.

“Dari jumlah 189.508 jiwa yang menunggak dan tidak aktif itu baru sekitar 263 jiwa yang mendaftar program relaksasi,” jelasnya.

Menurutnya, selain pandemi ada dua faktor yang menjadi pemicu meningkatnya jumlah tunggakan itu. Kemampuan membayar peserta masih rendah dan kesadaran membayar juga masih rendah.

Ia menambahkan, kendati target pembayaran iuran kepesertaan BPJS mandiri sampai bulan Agustus tahun 2020 ini baru tercapai di angka 63 persen. Namun, pihaknya optimistis dengan sosialisasi yang gencar target kelancaran pembayaran iuran kepesertaan mandiri sebesar 75 persen dapat tercapai sampai bulan sampai Desember mendatang.

“Kami terus lakukan upaya sosialisasi menggugah kesadaran peserta agar memenuhi kewajibannya untuk membayar agar jangan sampai menjadi penunggak aktif,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)

Loading...