Dalam Sepekan, 5 Kebakaran Terjadi di Wilayah Ciamis

Dalam Sepekan, 5 Kebakaran Terjadi di Wilayah Ciamis
Dalam sepekan, 5 kebakaran terjadi di wilayah Ciamis. Foto:Fahmi/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Dalam waktu satu pekan terakhir, musibah kebakaran terjadi 5 kali di wilayah Kabupaten Ciamis.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Ciamis Een Hendarli, membenarkan hal tersebut.

Kebakaran terjadi di wilayah Panumbangan, Cihaurbeuti, Pamarican dan Rancah,” ujar Een, Rabu (9/9/2020).

Ia menyebut, dari lima kejadian kebakaran, 3 unit rumah mengalami rusak berat dan 2 unit rumah rusak ringan.

“Total kerugian dari musibah kebakaran itu mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.

Een meminta kepada masyarakat Ciamis agar selalu waspada dan hati-hati, terhadap ancaman kebakaran.

Rata-rata penyebab kebakaran lantaran kelalaian dari masyarakat, seperti lupa mematikan tungku dan konsleting listrik.

“Pastikan tungku api padam sebelum tidur atau keluar rumah, juga upayakan gunakan kabel standar SNI agar terhindar dari konsleting listrik,” jelas Een.

Kejadian Terbaru Rumah Kebakaran Ciamis

Hari ini Rabu (9/9/2020), musibah kebakaran rumah terjadi di Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kejadian terjadi pukul 15.30 WIB.

Rumah tersebut milik Sapria (60) warga RT 05, RW 08, Dusun Pangrumasan, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

Saat itu korban berteriak meminta tolong kepada warga lainnya. Warga kemudian menghubungi aparat kepolisian dan Koramil. Warga sempat menghubungi pemadam kebakaran, namun rumah korban keburu hangus terbakar.

Saksi mata lain, Kusmana (45), menuturkan, ia mendengar teriakan korban. Kusmana lantas bergegas menuju sumber suara. Namun saat itu api sudah membesar.

“Awalnya denger ada yang minta tolong. Setelah saya liat ada api, tapi sudah besar sampai ke bagian atap,” katanya.

Sementara Kepala Dusun Pangrumasan, Rangga Setiawan, menuturkan, api dengan mudah membakar rumah milik Sapria tersebut.

“Bahannya mudah terbakar, apalagi ada angin kencang, makin parah. Sehingga api dengan cepat melumat rumah korban,” katanya. (Fahmi/R8/HR Online)

Loading...