Di Tengah Pandemi, Petani di Desa Talagasari Ciamis Panen Jagung

Meski Kemarau, Petani di Desa Talagasari Ciamis Panen Jagung
Petani di Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Ciamis, saat panen jagung. Foto;Edji/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, petani desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jabar, tetap bercocok tanam.

Sulitnya mendapat air karena musim kemarau tak menyurutkan semangat mereka (petani).

Sawah tadah hujan seluas 1 hektare mereka tanami jagung.

Panen jagung pun dilakukan petani Desa Talagasari, Sabtu (26/9/2020).

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat Andri, mengatakan, dalam menghadapi pandemi petani harus kuat dalam hal pangan.

“Meski kemarau petani harus produktif, tak bisa tanam padi, tanam palawija seperti jagung dan lainnya,” ujar Andri.

Lanjutnya, masa pandemi covid-19, petani tidak boleh berhenti beraktifitas. Namun juga tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

“Sektor pangan ini adalah yang paling bisa bertahan meski mendapat hantaman Covid-19, makanya petani tetap harus produktif,” jelasnya.

Banyak sektor yang hancur akibat Covid-19, namun sektor pertanian dan pangan tetap berdiri kokoh.

“Para petani bisa tetap menghasilkan uang dari hasil penjualan jagung, saat yang lain kena PHK dan kesulitan lainnya akibat Covid-19,” ungkap Andri.

Para petani Desa Talagasari nampak sumringah dengan hasil panen jagung yang mereka tanam.

Meski belum tahu berapa ton hasil dari panen tersebut, setidaknya para petani memiliki bahan pangan yang bisa dijual.

“Mudah-mudahan saja kedepannya setiap sawah tadah hujan bisa tetap produktif, baik untuk ditanami jagung, atau  jenis tanaman palawija lainnya,” pungkasnya. (Edji/R8/HR Online)