DKI Jakarta Berlakukan PSBB Lagi, Ini Respon Gubernur Jabar

DKI Jakarta Berlakukan PSBB Lagi, Ini Respon Gubernur Jabar
GubernurJawa Barat Ridwan Kamil mengikuti rapat penanganan COVID-19 bersama para menteri Kabinet Kerja, Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur Banten, dan pihak terkait lainnya, dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (12/9/20). Foto: Humas Jabar

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Rencananya DKI Jakarta berlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) kembali, untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan pihaknya akan melakukan penyesuaian untuk wilayah Bodebek mengikuti kebijakan dari Provinsi DKI Jakarta.

Ridwan Kamil mengatakan sekitar 70 persen kasus virus corona Jabar terjadi pada wilayah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, yakni Bogor, Depok, Bekasi. Meski demikian, Ridwan Kamil menegaskan belum tentu akan melakukan PSBB secara ketat untuk wilayah Bodebek. 

Pemprov Jabar menunggu keputusan akhir DKI Jakarta berlakukan PSBB secara ketat tersebut. Ridwan Kamil juga akan berkoordinasi dengan para kepala daerah wilayah Bodebek sebelum memutuskan langkah kebijakan dalam penanganan Covid-19.

“Apapun keputusan DKI Jakarta, untuk wilayah Bodebek tentunya menyesuaikan. Tapi menyesuaikan ini belum tentu pengetatan PSBB. Selama ini Jabar telah memberlakukan PSBM atau pembatasan sosial berskala mikro, yang cukup efektif,” ungkap Ridwan Kamil saat mengikuti rapat dengan para menteri Kabinet Kerja dari Gedung Pakuan Bandung, Sabtu (12/9/2020).

Menurut Ridwan Kamil, setelah ada keputusan DKI Jakarta berlakukan PSBB ketat atau tidak, Ia akan langsung berkoordinasi. Pihaknya langsung melaksanakan rapat dengan Bupati dan Wali Kota zona Bodebek, kemudian menentukan kebijakan dalam penanagan Covid-19.

Ridwan Kamil juga siap menyediakan ruang isolasi rumah sakit untuk membantu DKI Jakarta. Berdasarkan data yang ada, sampai dengan 11 September 2020, tingkat keterisian rumah sakit di Jabar untuk rujukan Covid-19 sekitar 44,33 persen. Hal tersebut sangat aman sesuai ketentuan WHO.

“Apabila ruang isolasi rumah sakit di Jabar dibutuhkan untuk DKI Jakarta saat berlakukan PSBB, dengan senang hati kami akan memberikan dukungan dan bantuan. Kita harus berkolaborasi karena sama-sama NKRI,” ucapnya.

Ridwan Kamil menyatakan pemberlakukan PSBM untuk Jawa Barat sangat efektif dalam mengatasi angka penyebaran Covid-19. Contohnya saat penanganan klaster institusi pendidikan kenegaraan Bandung. Saat ini memberlakukan PSBM tingkat kelurahan setempat. (R9/HR Online)

Loading...