Forum Peduli Pamarican Mengadu ke Wabup Ciamis, Korban Gempa 2017 Tak Dapat Bantuan

forum peduli pamarican
Pertemuan Forum Peduli Pamarican dengan Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, di ruang Setda Ciamis, Jum;at (18/9/2020). Foto: Fahmi/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Forum Peduli Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menemui Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, di ruang setda Ciamis, Jum’at (18/9/2020). Pertemuan tersebut untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kecamatan Pamarican terkait tuntutan korban gempa tahun 2017.

Kecamatan Pamarican merupakan daerah terparah pada gempa tahun 2017 lalu. Namun mirisnya hingga tahun 2020 ini, warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa tersebut belum mendapatkan bantuan.

Karena kondisi tersebut, Forum Peduli Pamarican yang terus mengawal korban mendatangi Pemerintah Daerah melalui Wakil bupati Ciamis untuk menyampaikan aspirasi.

“Alhamdulillah, kami datang ke sini atas dasar kegelisahan masyarakat untuk menanyakan mengenai kepastian pemerintah memberikan bantuan kepada para korban bencana tahun 2017. Adapun responnya ternyata  sangat bagus,” ucap Pujiono, Jum’at (18/9/2020).

Menurut Pujiono, Pemda Ciamis berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat atas kepastian bantuan untuk korban gempa Pamarican tahun 2017. 

“Kami sekarang menunggu saja dulu koordinasi dari pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Kalaupun tidak ada kepastian dari pusat, pemerintahan daerah akan menganggarkan bantuan pada tahun 2021 untuk menjadi skala prioritas,” katanya. 

Sementara itu, Yana D Putra wakil Bupati Ciamis menuturkan, tidak ada yang harus disalahkan atas kejadian di daerah Pamarican. Pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan pemerintah pusat.  

“Dalam waktu dekat ini kami akan mencoba datang ke pemerintah pusat dengan membawa Forum Peduli Pamarican agar mendengar langsung penjelasannya seperti apa,” terangnya. 

Kalaupun tidak ada kejelasan, menurut Yana, Pemda Ciamis sesuai dengan kapasitasnya akan membantu dan mennjadi skala prioritas pada tahun anggaran 2021. 

” Insyaallah akan kita coba koordinasi terlebih dahulu. Kalaupun tidak ada kejelasan kita bantu sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dengan mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online)