Fungsi Jaringan Epitel, Pelindung Kulit Hingga Proses Reproduksi Wanita

Fungsi Jaringan Epitel
Ilustrasi Fungsi Jaringan Epitel. Foto Istimewa

Fungsi jaringan epitel sangat beragam. Fungsinya tak hanya sebagai jaringan pelapis tubuh atau organ saja, namun juga terdapat berbagai macam kegunaan.

Misalkan jaringan ini terdapat pada permukaan mulut kita, kelenjar, mata, saluran pencernaan, jantung, dan masih banyak lagi organ tubuh lain yang terdapat jaringan ini. Lalu, apa saja fungsinya dalam tubuh kita? Simak ulasannya berikut ini.

Fungsi Jaringan Epitel

Kulit merupakan satu organ tubuh paling besar manusia yang melapisi semua organ. Kulit juga membantu dalam merasakan berbagai rasa atau sensasi yang ada pada area kulit.

Kemudian, kulit juga dapat mengeluarkan keringat dalam mengatur suhu tubuh serta mengeluarkan racun yang berada dalam tubuh pula.

Sedangkan yang melapisi kulit tersebut juga merupakan sebuah jaringan yang sangat tipis, yang bernama jaringan epitel. Lalu apa saja fungsi jaringan ini selain melapisi kulit?

Apa Itu Jaringan Epitel?

Melansir pada Wikipedia, jaringan epitel atau epithelium merupakan salah satu jenis dari dasar jaringan selain jaringan saraf, jaringan otot, dan juga jaringan ikat.

Fungsi jaringan epitel melapisi permukaan luar dari organ pembuluh darah pada semua permukaan tubuh dan juga semua permukaan bagian dalam dari rongga (rongga bagian dalam). Misalkan saja bagian epidermis yang merupakan bagian lapisan kulit paling luar.

Jaringan epitel juga tidak mempunyai saraf atau pembuluh darah dan jaringan ikat yang mendukung dalam menyikat atau menyokong jaringan lain. Jaringan ikat yang mendukung jaringan ini sering kita kenal dengan sebutan membran basal.

Peran dari jaringan epitel bukan hanya melapisi bagian organ dari tubuh kita saja. Akan tetapi, juga terdapat beberapa fungsi yang mungkin saja belum anda ketahui. Apa saja?

Baca Juga: Fungsi Otot Polos, Struktur, dan Cara Kerja untuk Tubuh

Memiliki Peran dalam Proses Pencernaan

Salah satu fungsi jaringan epitel yang penting adalah perannya dalam proses pencernaan. Fungsinya adalah mampu menyerap nutrisi dari asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Lalu ia juga dapat memproduksi hormon serta enzim.

Jadi, jaringan ini mempunyai fungsi yang sangat penting dalam proses pencernaan. Karena jaringan ini juga dapat meningkatkan luas area dari organ pencernaan dalam menyerap nutrisi yang ada. Lalu, produksi enzim tersebut akan berperan sebagai pemilihan dalam menyerap nutrisi makanan tersebut.

Memproduksi Senyawa Kimia Tubuh

Selain memproduksi enzim dalam pencernaan, jaringan epitel memiliki peran dalam memproduksi senyawa kimia yang lain dalam tubuh kita untuk proses mengeluarkan enzim, hormon, dan juga senyawa tersebut. Jenis jaringan ini berada dalam kelenjar tubuh.

Sebagai Pelindung Tubuh

Fungsi jaringan ini selanjutnya adalah sebagai pelindung tubuh. Terdiri atas berbagai jenis jaringan dengan fungsi yang juga berbeda. Contohnya, fungsi jaringan epitel mampu melapisi kulit yaitu melindungi saat tubuh terjadi dehidrasi serta kerusakan.

Sebagai pelindung tubuh, jaringan ini memiliki karakteristik tebal dan terdiri atas lapisan-lapisan sel. Kemudian, juga mengandung keratin yang tahan lama serta kuat. Akan tetapi, tidak semua jaringan ini terdiri atas keratin.

Mengeluarkan Racun atau Kotoran

Jaringan epitel yang berada pada bronkiolus ini mempunyai silia atau rambut halus yang sangat kecil. Silia ini memiliki kegunaan dalam mengeluarkan dahak serta meningkatkan imunitas tubuh.

Baca Juga: Tulang Rawan Hialin, Struktur dan Fungsinya dalam Organ Tubuh

Mempunyai Fungsi Sensorik

Fungsi jaringan epitel berikutnya adalah membatu dalam menerima sensasi yang berasal dari luar. Jaringan ini berada pada organ seperti hidung, telinga, kulit, dan juga lidah. Dapat kita ketahui jika fungsi dari jaringan ini membantu panca indera dalam merasakan sensasi yang hadir dalam area sekitarnya.

Membantu Proses Reproduksi Wanita

Tidak hanya itu saja, fungsi jaringan ini sangat penting dalam sistem reproduksi wanita dan juga membantu menjaga kebersihan organ intim. Silia ini juga terdapat pada bagian intim wanita.

Ia mempunyai peran yang sangat penting untuk mengeluarkan sel telur dari ovarium menuju ke rahim atau uterus. Ovarium tersebut merupakan sebuah organ reproduksi wanita yang menjadi tempat sel telur.

Fungsi jaringan epitel yang berupa silia tersebut juga mampu membersihkan organ intim. Perannya ini dengan mengeluarkan senyawa atau partikel berupa sel gamet atau sel reproduksi yang tak terpakai. (R10/HR Online)

Loading...