Fungsi Xilem dan Floem dalam Proses Pertumbuhan Tanaman

Fungsi Xilem dan Floem
Ilustrasi Fungsi Xilem dan Floem. Foto Istimewa

Fungsi xilem dan floem sangat penting dalam struktur tumbuhan. Jaringan tersebut adalah dua jaringan yang mengangkut semua unsur nutrisi bagi tumbuhan. Fungsi jaringan tumbuhan tersebut yakni mengangkut mineral, unsur hara, serta unsur lain yang berasal dari proses penyerapan oleh akar.

Xilem ataupun floem mempunyai peran yang berbeda-beda. Kedua jaringan tersebut melakukan perannya dengan baik hingga tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang seperti apa yang seharusnya.

Fungsi Xilem dan Floem dalam Struktur Tumbuhan

Mengutip dari Wikipedia, xilem dan floem merupakan bagian dari tumbuhan yang gunanya mengangkut semua unsur yang tanaman tersebut butuhkan yang berasal dari proses penyerapan akar. Xilem memiliki peran sebagai pengangkut zat hara dan juga air dari akar ke daun.

Sementara itu, floem memiliki peran sebagai pengangkut yang menyalurkan hasil dari fotosintesis menuju semua bagian tumbuhan. Kedua jaringan, baik xilem maupun floem, juga mempunyai beberapa bagian yang perannya berbeda-beda.

Hal tersebut tentunya sebagai penunjang pertumbuhan dari tanaman. Agar semakin jelas, sebaiknya simak beberapa ulasan mengenai bagian sekaligus fungsi xilem dan floem berikut ini.

Baca Juga: Fungsi Dinding Sel Untuk Kelangsungan Hidup Tumbuhan

Fungsi Xilem

Fungsi dari jaringan tumbuhan ini tak lain sebagai alat pengangkut air serta beberapa nutrisi lainnya dari akar yang naik menuju daun. Nutrisi yang akan xilem bawa menuju daun ini adalah nutrisi yang mudah larut. Misalkan ion anorganik dan juga mineral.

Dalam proses mengangkut, sel pada xilem membentuk tabung yang panjang untuk mengalirkan air serta nutrisi ke atas. Nutrisi dan air yang mengalir menuju sel-sel xilem inilah yang kita kenal dengan getah xilem.

Zat-zat tersebut diangkut melewati transportasi pasif dan oleh jaringan xilem, sehingga tak memerlukan energi. Bergeraknya nutrisi tersebut dari akar menuju daun memang melawan gaya gravitasi.

Keadaan ini dapat terjadi karena adanya tegangan pada permukaan yang mengakibatkan cairan mampu bergerak menuju atas. Kemudian, hal tersebut juga dapat terjadi akibat bantuan dari air yang menempel pada sel xilem. Inilah mengapa fungsi xilem dan floem tumbuhan merupakan faktor yang penting dalam pertumbuhan.

Akan tetapi, biasanya jika tumbuhan bertambah tinggi, kemampuan yang xilem miliki juga semakin berkurang. Sehingga, sistem kerjanya juga menetapkan tentang batas pada pertumbuhan tanaman atau pohon.

Fungsi Floem

Berikut adalah beberapa fungsi jaringan floem dari tumbuhan, antara lain adalah:

Mendistribusikan Hasil Fotosintesis

Fungsi floem yang pertama adalah sebagai distributor hasil fotosintesis. Setelah terjadi fotosintesis, unsur-unsur penting yang terbentuk akan menyebar ke semua bagian tumbuhan dengan bantuan floem.

Sehingga mengangkut dan menyalurkan hasil fotosintesis adalah fungsi xilem dan floem, terutama untuk fungsi utama dari jaringan xilem.

Baca Juga: Fungsi Jaringan Epitel, Pelindung Kulit Hingga Proses Reproduksi Wanita

Penyimpanan Zat Organik

Fungsi yang kedua adalah sebagai tempat penyimpanan dati zat-zat organik. Jaringan ini mempunyai beberapa komposisi serta unsur penting, yakni salah satunya parenklim floem.

Parenklim floem ini berfungsi sebagai penyimpanan zat-zat seperti karbohidrat, tanin, resin, lemak, dan juga beberapa zat organik yang lain. Yang nantinya zat organik tersebut akan berguna dalam proses pertumbuhan. 

Pembawa Hormon yang Menyembuhkan Luka

Sama halnya dengan manusia, tumbuhan juga bisa terluka. Dalam prosesnya, tumbuhan akan menghasilkan hormon yang dapat menyembuhkan luka tersebut. Sel pengantar pada floem akan membawa hormon tersebut dan menyalurkan ke sel-sel tapis.

Pelindung Sel Pengantar

Fungsi xilem dan floem sangat penting dalam proses pertumbuhan. Lalu, fungsi floem berikutnya adalah melindungi sel pengantar pada tumbuhan.

Karena sel pengantar memiliki peran yang sangat penting bagi penyebaran nutrisi pada tumbuhan, maka perlindungan terhadap bagian sel ini harus terjadi secara baik.

Akan tetapi, terdapat pula sel lain yang perannya juga penting dalam jaringan floem. Ia adalah sel albumin. Fungsinya yaitu melindungi sel pengantar agar sel tersebut menjalankan fungsinya dengan maksimal.

Baca Juga: Fungsi Hormon Auksin Untuk Pertumbuhan Tanaman dan Pertanian

Menunjang dalam Pertumbuhan Tanaman

Floem memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan suatu tanaman. Tumbuh dan berkembangnya tanaman adalah hasil kerja dari jaringan ini. Komponen yang paling penting dalam menunjang fungsi ini adalah serat-serat floem.

Sedangkan, serat-serat ini mempunyai dua komponen yang penting, yakni floem sekunder dan floem primer. Biasanya, floem primer berfungsi sebagai penunjang pertumbuhan.

Misalkan membantu dalam memanjangkan atau meninggikan tanaman. Sementara itu, floem sekunder berfungsi dalam proses pembentukan kambium tanaman.

Dengan adanya fungsi xilem dan floem, maka tumbuhan akan memiliki struktur yang bagus dan sesuai dengan proses pertumbuhan yang seharusnya. (R10/HR Online)