Kasus Covid-19 Klaster Waringinsari Kota Banjar, 126 Orang Diswab Test

Tim Gugus Tugas Kota Banjar saat swab test warga yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 klaster Waringinsari. Foto: Muhlisin/HR.
Tim Gugus Tugas Kota Banjar saat swab test warga yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 klaster Waringinsari. Foto: Muhlisin/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Kasus Covid-19 klaster Waringinsari, Kota Banjar, Jawa Barat, yakni Desa Langensari, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, dan Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman. Tim Gugus Tugas langsung bergerak melakukan penelusuran.

Tracking dilakukan kepada warga yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari kluster dua kecamatan tersebut.

Dari hasil tracking, Tim Gugus Tugas mendapatkan sebanyak 126 orang warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien. Warga tersebut langsung menjalani pemeriksaan swab test.

Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, dr. H. Agus Budiana, mengatakan, dari jumlah sebanyak itu, untuk klaster Waringinsari ada 30 orang, Desa Langensari 62 orang, dan Batulawang sebanyak 34 orang.

Baca juga : Kasus Covid-19 Kota Banjar Terus Meningkat, Ini Penjelasan IDI

“Hari ini kami swab test semua. Untuk spesimennya besok langsung kami kirim ke Labkesda Provinsi. Karena untuk yang PCR Portable terbatas,” terangnya, kepada HR Online, Selasa (22/09/2020).

Lebih lanjut dr. Agus, mengatakan, setelah pemeriksaan untuk 6 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster Waringinsari dan Batulawang, 2 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan, 4 orang lainnya isolasi di rumah sakit.

Kasus Covid-19 Klaster Waringinsari, Warga Tak Usah Panik

Ia menambahkan, mengingat masih banyaknya warga yang merasa khawatir akan terpapar dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh, ataupun pasien tanpa gejala saat menjalani isolasi mandiri, masyarakat tidak perlu panik berlebihan.

Karena menurutnya, ketika pasien telah dinyatakan negatif Covid-19, berarti sudah tidak membawa virus Corona. Sehingga tidak mungkin berpotensi untuk menularkan kepada orang lain.

“Kalau sudah sembuh berarti tidak bisa menularkan. Untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri, asal ia menerapkan protokol kesehatan, juga tidak menularkan. Jadi, masyarakat jangan panik apalagi sampai mengucilkan,” jelas dr. Agus.

Kasus Covid-19 Kota Banjar Capai 29 Orang

Baca Juga : Tracking Kasus Covid-19 Kota Banjar Sasar Lansia Hingga Anak-Anak

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha, mengatakan, berdasarkan data per tanggal 21 September ini, untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Banjar jumlahnya mencapai 29 orang.

Rinciannya, sebanyak 9 orang menjalani isolasi mandiri. Kemudian, 5 orang dirawat di rumah sakit. Untuk yang sembuh atau selesai menjalani isolasi sebanyak 14 orang, dan meninggal dunia 1 orang.

Dengan adanya swab test hasil penelusuran kasus Covid-19 klaster Waringinsari, maka sampai saat ini Tim Gugus Tugas sudah mengambil 1.928 spesimen melalui tes uji usap. Dari jumlah spesimen itu, sebanyak 24 orang terkonfirmasi positif Covid-19 asal warga Banjar, dan 5 orang asal luar Banjar.

“Untuk swab warga binaan Lapas Banjar masih menunggu dari Labkesda Provinsi. Mungkin nanti dalam waktu dekat ini sudah keluar hasilnya,” katanya. (Muhlisin/R3/HR-Online)