Kasus Virus Corona di Banjar Bertambah Lagi, Migrasi Virus dari Jakarta

Kasus virus Corona Kota Banjar, Jawa Barat, kembali bertambah. Foto: Ilustrasi/Net.
Kasus virus Corona Kota Banjar, Jawa Barat, kembali bertambah. Foto: Ilustrasi/Net.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Kasus virus Corona Kota Banjar, Jawa Barat, kembali bertambah. Penambahan kali ini merupakan kasus migrasi virus dari seorang pasien asal Jakarta. Namun, pasien tersebut berdomisilinya Kota Banjar, tepatnya warga Desa Jajawar, Kecamatan Banjar.

“Hari ini ada penambahan lagi satu orang. Berjenis kelamin laki-laki dengan domisili Desa Jajawar, Kecamatan Banjar,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, kepada HR Online, Jum’at (25/09/2020).

Kasus virus Corona kembali bertambah. Agus menjelaskan, sebelumnya pasien tersebut bekerja di Jakarta. Kemudian pulang ke Kota Banjar karena sakit, dan mempunyai keluhan sesak nafas.

Sesampainya di Banjar, pasien tersebut kemudian menjalani perawatan di RSUD Banjar, dan dilakukan dua kali pemeriksaan swab test. Hasil swab test pertama pada tanggal 9 September 2020 negatif. “Hasil swab pertama negatif dan kondisinya sudah membaik, kemudian pulang ke rumahnya,” kata Agus.

Baca Juga : Swab Test Tenaga Pendidik di Kota Banjar Tunggu Instruksi Gubernur

Kemudian, setelah pulang ke rumahnya itu, yakni hari Kamis kemarin, hasil swab keduanya pada tanggal 17 September, sebelum pasien tersebut pulang dari rumah sakit sudah keluar, dan ternyata hasilnya positif terkonfirmasi virus Corona.

“Kemarin hasil swabnya sudah keluar. Kemudian tim Gugus tugas langsung membawa pasien tersebut ke RSUD untuk menjalani perawatan lebih lanjut,” terang Agus.

Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kota Banjar, dr. H. Agus Budiana, menambahkan, setelah terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19), Tim Gugus Tugas langsung melakukan tracking kepada orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

“Kami langsung melakukan tracking kepada orang yang pernah kontak, dan hari ini ada 13 orang yang kami swab,” singkatnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)