Ketua DPRD Sebut Pembangunan di Pangandaran Melampaui Target

Pembangunan di Pangandaran
Paripurna penetapan persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda), di ruang rapat paripurna, Selasa (22/9/2020). Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menyebut program pembangunan di Kabupaten Pangandaran melampaui target. Hal itu disampaikan Asep Noordin usai rapat paripurna penetapan persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda), di ruang rapat paripurna, Selasa (22/9/2020).

Ia mengatakan, anggaran tahun 2021 adalah merupakan capaian RPJMD Kabupaten Pangandaran 2016-2021. Artinya kebijakan politik anggaran tahun 2021 harus merujuk pada RKPD yang merupakan capaian RPJMD. Di dalamnya ada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati minimal yang tercapai, bahkan melampaui target.

“Arah kebijakan sudah sesuai dengan perencanaan seperti di bidang kesehatan dasar sudah selesai. Tinggal kita terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan, termasuk penyediaan obat-obatan. Itu yang harus menjadi prioritas bidang kesehatan ke depan,” jelas Asep.

Lebih lanjut Asep menambahkan, Bidang Infrastruktur juga sudah selesai. Sementara untuk bidang Pendidikan melanjutkan program yang sudah ada. Selain itu ada program baru yakni pendidikan gratis di sekolah khusus keagamaan.

Pendidikan gratis untuk sekolah khusus keagamaan diberikan sama dengan sekolah umum dalam tujuan membangun generasi keilmuan yang baik.

“Program baru beasiswa pendidikan gratis keagamaan, subsidi untuk melanjutkan sekolah ke Universitas, Pangandaran Mengaji ditingkatkan dengan Magrib Mengaji,” ungkapnya.

Masih dikatakan Asep, untuk program keolahragaan, pihaknya menginginkan Pemda memperhatikan atlet-atlet. Para atlet ini juga harus diberi ruang berekspresi.

“Karena tahun lalu saja Pemda tidak membiayai benar tapi Cabor yang masuk Porda banyak. Kalau diberikan anggaran untuk keolahragaan akan lebih banyak lagi prestasi atlet-atlet Pangandaran,” katanya.

Menurut Asep, Pemda harus serius membiayai para atlet di bidang keolahragaan agar semakin banyak berprestasi.

“Kalau terkendala anggaran silakan alihkan saja pembelian kendaraan dinas untuk Ketua DPRD demi peningkatan para atlet ke depan,” kata Asep tegas.

Pembangunan di Pangandaran Sesuai Rencana

Sementara untuk bidang Pariwisata, Asep menuturkan tinggal melanjutkan program pembangunan di Pangandaran yang sudah ada, yakni penataan kawasan wisata. Rencana ke depan tinggal menyambungkan akses antar destinasi wisata satu dengan destinasi yang lain.

“Prinsipnya capaian program Bupati dan Wakil Bupati sudah sesuai dengan apa yang direncanakan di dalam RPJMD. Mulai dari tahapan lalu capaian program kegiatan, ada yang melampaui dan ada juga yang sudah tercapai. Kita apresiasi kepada Pemda walaupun anggaran yang minim tapi luar biasa dengan program ideal selaras dengan Pemprov dan Pemerintah pusat,” ungkapnya.

Asep juga menyebut APBD Pangandaran tahun anggaran 2021 naik menjadi RP 1,4 Triliun dari tahun sebelumnya APBD 2020 yang hanya Rp 1,3 Trilyun.

“Walaupun masa pandemi Covid-19, kita harus selalu hati-hati, jaga kesehatan dan budayakan Germas. Banyak potensi yang belum tergali kita sarankan ke Pemda agar tahun 2021 memiliki anggaran yang sifatnya investasi,” katanya.

Asep juga berharap Pemda Pangandaran bisa berinvestasi untuk peningkatan pendapatan daerah misalnya pada pengelolaan Pajak Hotel dan Restoran dengan meningkatkan sistem aplikasi yang modern.

“Sehingga bisa meminimalisir kekurangan dan lebih akurat lagi penghitungan pendapatannya,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online)