Komponen Kopling Mobil Lengkap Dengan Fungsi dan Cara Kerjanya

Komponen Kopling Mobil Lengkap dengan Fungsi dan Cara Kerjanya
Ilustrasi komponen kopling mobil. Foto: istimewa

Komponen kopling mobil cukup banyak dan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Salah satu hal yang bisa membedakan antara mobil transmisi manual dan matic yaitu terletak pada koplingnya.

Pedal yang satu ini berada pada bagian sebelah kiri pedal rem dan pedal gas. Kopling hadir dengan fungsi yang cukup penting, yaitu mengurangi putaran mesin saat perpindahan gigi.

Baca Juga : Jok Belakang Mobil Bunyi, Atasi Sesuai Penyebabnya

Saat perpindahan inilah sehingga transmisi gigi dapat masuk lebih halus. Bagian kopling itu sendiri tersusun atas beberapa bagian lainnya.

Sebagai pemilik kendaraan roda empat ini, anda perlu tahu apa saja komponen yang mampu membantu kopling bisa berfungsi dengan maksimal. Dengan mengetahuinya, sewaktu-waktu jika terjadi hal yang tidak anda inginkan, bisa mengatasinya dengan cepat.

Komponen yang satu ini berfungsi sebagai pemisah antara putaran mesin dan bagian transmisi. Rasa halus saat transmisi ini terjadi saat pedal koplingnya diinjak, putaran mesinnya akan berhenti sesaat.

Sehingga putaran yang terjadi tak akan tersalurkan ke bagian transmisi. Karena fungsinya yang cukup penting, wajib bagi pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan secara rutin.

Komponen Kopling Mobil dan Fungsinya

Komponen mobil perlu perawatan secara baik dan benar. Begitu juga dengan perawatan yang bisa anda lakukan pada kopling, yaitu dengan melakukan pengecekan dan mengganti ketika terjadi kerusakan.

Tidak hanya itu saja, selain perawatan, anda juga perlu tahu apa saja komponen yang membantu kinerja kopling. Dengan mengetahui fungsinya, anda akan dapat melakukan perawatan secara tepat.

Bagi anda yang belum tahu apa saja komponen kopling dan fungsinya, sebaiknya pelajari dengan baik. Berikut ini ada beberapa bagian kopling mobil dan fungsinya. Ulasan komponen dan fungsi kopling sebagai berikut:

1. Pedal Kopling

Komponen pertama dari sistem kopling yaitu pedal kopling. Komponen kopling mobil ini berada dalam kabin mobil lengkap dengan pedal gas dan pedal rem.

Fungsi pedal kopling yaitu untuk meneruskan tenaga tekan kaki pengemudi menuju master clutch. Adanya kinerja seperti ini, maka perputaran dari mesin ke transmisi dapat terputus.

Baca Juga : Fungsi Pegas Daun Mobil untuk Membantu Kenyamanan Berkendara

Dengan kata lain, tenaga tersebut justru dihubungkan dengan pengemudi. Saat pengemudi menekan pedal kopling, hubungan transmisi dan mesin akan terhenti.

Sedangkan ketika pedal kopling dalam keadaan tidak tertekan oleh pengemudi, maka kopling akan meneruskan tenaga dari mesin ke transmisi.

2. Power Clutch

Power clutch biasa juga memiliki sebutan dengan masterkopling bawah. Komponen kopling mobil yang satu ini terletak di bagian bawah dekat dengan transmisi.

Power clutch menjadi komponen hidrolik kopling yang merubah tekanan hidrolik menjadi tekanan mekanis ke bagian release fork. Pipa hidrolik menjadi penghubung antara power clutch dengan master clutch.

Melalui ini tekanan yang dihasilkan master clutch akan langsung  ke power clutch. Inilah alasan mengapa setiap komponen kopling memiliki peranan yang berkesinambungan.

3. Master Clutch

Komponen kopling mobil selanjutnya yaitu master clutch. Biasanya komponen ini memiliki sebutan dengan master kopling atas.

Hal ini karena letaknya berada pada bagian atas berdekatan dengan engine room. Fungsi komponen kopling ini merubah tekanan mekanisme dari pedal kopling menjadi tekan hidrolik.

Baca Juga : Oli Gardan Mobil, Memiliki Batas Pemakaian Hingga 40.000 Km

Kemudian tekanan tersebut menuju ke power clutch. Tidak hanya itu saja, komponen ini juga berguna untuk memperbesar tenaga pengemudi saat menekan pedal kopling.

Silindernya terhubung ke pedal kopling dengan push rod atau batang pendorong. Pada umumnya terletak reservoir tank yang berfungsi untuk penampungan.

Penampungan minyak hidrolis bisa berguna untuk media penyalur tenaga dari master clutch ke power clutch. Jangan biarkan komponen ini rusak agar tidak berakibat buruk.

4. Release Fork

Komponen kopling selanjutnya yaitu release fork berupa garpu pendorong. Komponen ini berfungsi sebagai pendorong release bearing agar bisa menekan pegas pada clutch cover.

Sehingga ketika pedal kopling diinjak, komponen ini mendorong dengan gerakan maju mundur agar putaran dari mesin terputus.

Komponen kendaraan memang banyak dan fungsinya pun beragam. Salah satu komponen penting pada mobil yaitu kopling. Kopling menjadi komponen yang cukup vital.

Sebaiknya sebagai pemilik mobil, anda perlu tahu apa saja komponen kendaraan ini dan fungsinya. Ketahui komponen kopling mobil untuk memudahkan anda dalam merawatnya. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Volume Air Aki Mobil, Jangan Sampai Kurang Akibatnya Cukup Serius
Loading...