Kronologis Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar, Terpapar dari Jakarta

Kronologis Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar
Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar bertambah. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat, dr H Agus Budiana, mengungkapkan kronologis lengkap pasien terkonfirmasi positif virus Corona asal Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar yang baru pulang dari Jakarta.

Kronologis pasien positif Covid-19 di Kota Banjar, menurut dr Agus, berawal saat pasien tersebut bekerja di Jakarta dan pulang ke Banjar dalam kondisi sudah terpapar.

Awalnya, pada tanggal 30 Agustus istri dan anaknya berangkat ke Jakarta untuk mengunjungi suaminya. Kemudian, pada tanggal 2 September ada pemeriksaan rapid test di tempat kerja suaminya itu.

Setelah mengikuti rapid test tersebut, yang bersangkutan diketahui hasilnya reaktif. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab test pada tanggal 3 September.

“Pada tanggal 4 September keluar hasil swabnya dan yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19,” terang dr H Agus kepada awak media, Minggu (6/9/2020).

Setelah itu, lanjut H Agus, pada tanggal 4 September atau hari Jum’at mereka bertiga pulang ke Banjar dan langsung datang ke RSUD Banjar tanpa mampir ke rumahnya terlebih dahulu.

“Pada tanggal 4 sore hari mereka bertiga kembali ke Banjar dan langsung ke RSUD tanpa mampir ke rumahnya,” katanya.

Kasus Positif Covid-19 Kota Banjar Bertambah

Sebelumnya diberitakan kasus positif Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat, kembali bertambah satu orang. Warga tersebut terkonfirmasi positif virus Corona setelah pulang bekerja dari daerah zona merah.

Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, dr. H. Agus Budiana, menjelaskan, satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu merupakan warga Kota Banjar, asal Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja.

“Ada penambahan satu lagi. Warga tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 40 tahun. Pasien terkonfirmasi positif virus Corona ini berprofesi sebagai buruh bangunan, dan terpapar dari daerah zona merah Jakarta,” terang dr H Agus.

Lanjut Agus, pasien tersebut diketahui positif virus Covid-19 setelah sebelumnya melakukan swab test saat masih berada di Jakarta dengan hasil positif. Kemudian ia pulang ke Banjar pada hari Sabtu malam, tanggal 5 September 2020. Pasien langsung dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Pasien tersebut masuk kategori orang dengan gejala. Saat ini juga sudah langsung mendapat perawatan,” kata Agus.

Ia menambahkan, dengan adanya penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, saat ini jumlah kasus positif untuk Kota Banjar menjadi empat orang. Setelah sebelumnya ada tiga orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari kluster pondok pesantren.

“Sekarang menjadi empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, yang satu orang menjalani isolasi mandiri karena masuk kategori orang tanpa gejala,” pungkasnya. (Muhlisin)

Loading...