Makam Syekh Abdul Wajah dan Bupati Galuh Ciamis Layak Jadi Situs Budaya

Syekh Abdul Wajah
Lokasi makam Syekh Abdul Wajah dan Bupati Galuh Ciamis yang berada di Gunungsari, Imbanagara. Foto: Feri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Makam Gunungsari yang terletak sekitar Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, layak menjadi situs budaya.

Pasalnya, lokasi tersebut terdapat makam Waliyulloh R. Syekh H. Abdul Wajah dan Adipati Kusumadinata III atau Bupati Galuh.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ciamis, Erwan Darmawan, melalui Kabid Kebudayaan, Iing Ahmad Rifai, mengatakan, pada Februari lalu sudah ada wacana melakukan pendataan situs-situs.

Pendataan ini, kata Iing, khususnya yang masih keturunan Adipati dan Bupati Galuh. Namun, karena sempat ada kendala, apalagi saat ini terhambat karena adanya covid-19.

“Makam keduanya itu sangat berpotensi dan menjadi aset Ciamis, apalagi banyak masyarakat dari luar daerah yang datang untuk berziarah,” kata Iing, Jum’at (25/9/2020).

baca juga: Raden Syekh H Abdul Wajah, Waliyullah yang Dimakamkan di Ciamis

Menurutnya, ada amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017 yang menyebut ada 4 hal yang perlu adanya gerakan dari bidang kebudayaan, salah satunya pengembangan, perlindungan, pemanfaatan, dan pembinaan.

“Dalam pengembangan, itu ada istilahnya publikasi. Jadi saya kejar pada kalimat tersebut, kenapa makam Gunungsari tidak tersentuh? berarti kan kurang perhatian dan kurang informasi. Padahal, itu adalah aset Ciamis yang berpotensi,” tuturnya.

Namun, lanjutnya, Bidang Kebudayaan sebenarnya lebih fokus ke situs atau makam Adipati Bupati Galuh karena itu memang ranah dari bidang tersebut.

“Insya Alloh pertengahan akhir Oktober saya akan melakukan verifikasi dan mendata tempat tersebut. Sedangkan, untuk dengan pihak desa setempat kami sebelumnya sudah koordinasi,” ucapnya.

Iing menambahkan, pihaknyaakan mengembangkan dan memanfaatkan serta membina kawasan tersebut. Nantinya juga akan bekerjasama dengan Pariwisata dan intansi terkait yang berhubungan dengan kawasan wisata.

“Setelah nanti pada akhirnya jadi obyek wisata. Kembali lagi ke janji Bupati Ciamis yakni, menggali, mengembangkan potensi budaya lokal menjadi aset pariwisata. Kalau nanti berlanjut, itu ranah pariwisata,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online)