Manfaat Mengonsumsi Keju, Cegah Diabetes Hingga Kuatkan Tulang

Manfaat mengonsumsi keju, bisa cegah diabetes hingga menguatkan tulang. Foto: Ilustrasi/Net.
Manfaat mengonsumsi keju, bisa cegah diabetes hingga menguatkan tulang. Foto: Ilustrasi/Net.

Manfaat mengonsumsi keju bisa kamu dapatkan untuk kesehatan tubuh, mulai dari mencegah diabetes hingga turunkan kolesterol. Keju merupakan salah satu makanan praktis untuk sarapan maupun makan siang.

Jika mengonsumsi keju dalam porsi yang pas, beragam manfaat sehat pun akan Anda rasakan. Meskipun banyak orang yang beranggapan bahwa mengonsumsi keju tidak sehat lantaran tinggi kandungan lemak jenuh.

Namun, menurut penelitian terbaru tidak berpendapat demikian. Bahkan, penelitian terbaru justru mempertanyakan mengenai hubungannya lemak jenuh dan penyakit jantung.

Karena faktanya terdapat beragam manfaat dari mengonsumsi keju untuk kesehatan tubuh. Merangkum dari berbagai sumber, Selasa (01/09/2020), berikut ini beragam manfaat sehat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi keju.

Baca Juga : Makanan Ini Jadi Senjata Baru Lawan 30 Jenis Kanker

7 Manfaat Mengonsumsi Keju

Mencegah Diabetes

Menurut hasil analisis American Journal of Clinical Nutrition, bahwa mengonsumsi keju sebanyak 1 3/4 ons sehari bisa membantu menurunkan 8 persen risiko terserang penyakit diabetes tipe 2.

Lemak jenuh yang terkandung dalam keju berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Kandungan kalsium juga bisa meningkatkan sekresi insulin, dan mengurangi resistensi insulin.

Sehingga bisa mencegah munculnya sejumlah penyakit. Namun, protein whey kemungkinan berperan pula untuk tingkatkan sensitivitas insulin.

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Beragam manfaat mengonsumsi keju, salah satunya bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Mengutip dari British Journal of Nutrition, bahwa, mineral seperti kalium, kalsium, dan magnesium terdapat dalam keju. Begitu juga vitamin seperti B12 dan riboflavin.

Sebuah penelitian mengungkapkan, orang Perancis mempunyai risiko yang rendah terkena penyakit jantung, meski mereka suka keju atau makanan lain yang tinggi lemak jenuh.

Mengonsumsi sekitar 2 ons keju setiap harinya bisa mengurangi 18 persen risiko terserang penyakit jantung.

Penelitian lainnya menyebutkan, mengonsumsi keju sedikitnya 1/2 ons sehari bisa mengurangi risiko terkena stroke sampai 13 persen.

Baca Juga : Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi dengan Gaya Hidup Sehat

Menurunkan Kolesterol

Manfaat mengonsumsi keju juga bisa membantu menurunkan kolesterol. Berdasarkan analisis hasil dari uji coba Nutrition Reviews, terkontrol secara acak pada tahun 2015.

Analisis tersebut membandingkan tingkat kolesterol dalam darah seseorang yang mengonsumsi makanan olahan, termasuk keju atau mentega.

Meski kedua diet mempunyai jumlah kalori dan lemak jenuh yang sama, tapi mereka yang mengonsumsi keju mengakhiri uji cobanya dengan LDL dan kolesterol yang lebih rendah, daripada mereka yang konsumsi mentega.

Perubahan kolesterol dapat terjadi lantaran kemampuan kalsium membawa lemak melalui usus. Selain itu, kandungan vitamin K2 dalam produk susu hasil fermentasi seperti keju, kemungkinan juga berperan.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Kalsium Harus Diwaspadai Bahayanya

Membuat Badan Tetap Langsing

Manfaat mengonsumsi keju juga bisa membuat tubuh tetap langsing berkat butirat, yaitu zat yang terkandung dalam keju. Karena, keju parmesan, Cheddar, Gruyere, Gouda, dan biru mengandung zat butirat yang tinggi.

Penelitian juga menunjukkan, butirat bisa membantu Anda meningkatkan metabolisme. Sebab, keju akan mendorong bakteri yang ada dalam usus untuk memproduksi butirat lebih banyak.

Menguatkan Massa Otot dan Tulang

Konsumsi sedikitnya satu cangkir keju ricotta setiap hari selama 12 minggu membuat massa otot meningkat. Keseimbangan orang dewasa yang sehat berusia 60 tahun lebih juga meningkat.

Penelitian Clinical Interventions in Aging tahun 2014, menemukan, protein susu whey dan kasein telah memicu terjadinya peningkatan massa otot.

Keju yang terbuat dari susu kaya kandungan kalsium, sehingga bisa menguatkan tulang. Konsumsi keju permesan sebanyak 1 ons maka akan akan mendapat asupan kalsium 336 mg. Sementara, keju cheddar memiliki kandungan 216 mg kalsium.

Jumlah tersebut baik untuk tubuh. Untuk memebangun ototnya, pria dewasa rata-rata butuh 1.000 mg kalsium dalam setiap harinya.

Keju Baik untuk Gigi

Manfaat mengonsumsi keju juga baik untuk menjaga agar gigit tetap sehat. Kandungan kalsium dan fosfor dalam keju mampu mencegah kerusakan gigi akibat asam laktat alami yang terdapat dalam mulut.

Selain itu, untuk mengunyah makanan, Anda juga membutuhkan enamel sehingga tidak akan merusak gigi. Konsumsi keju juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya pengikisan dan gigi berlubang.

Memperpanjang Umur

Mungkin terdengarnya ekstrem kalau keju bisa memperpanjang umur. Ini salah satunya berdasarkan studi European Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2016, yang melibatkan 960 pria Perancis.

Penelitian yang berlangsung hampir 15 tahun itu bertujuan untuk mengetahui mengenai makanan yang mereka konsumsi, apakah punya hubungannya ketika mereka meninggal.

Dalam setudi tersebut menemukan, makan keju sekitar 2 ons sehari berkaitan dengan 38 persen lebih rendah kemungkinan mereka meninggal selama penelitian. Para peneliti mengungkap, kemungkinan mereka meninggal akibat terjadinya penurunan darah dalam tubuhnya.

Itulah beberapa manfaat mengonsumsi keju untuk kesehatan tubuh yang bisa Anda dapatkan, jika mengonsumsinya dengan porsi seimbang. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...