Nakes di Kota Banjar Positif Corona, Pernah Bepergian ke Taman Safari

Nakes di Kota Banjar
Ilustrasi tenaga kesehatan positif Corona. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Tiga orang tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Banjar, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (16/9/2020). Dari riwayat perjalanan salah satu nakes di Kota Banjar tersebut, diketahui pernah bepergian ke Taman Safari pada 31 Agustus 2020 lalu.

“Dua nakes Banjar, yang satu tanggal 31 Agustus bepergian ke Taman Safari. Nakes yang satu lagi, dua minggu sebelumnya ditugaskan di ruang isolasi RSUD Kota Banjar,” ujar dr Agus Budiana, Ketua Pelaksana tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: 5 Warga Banjar Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Kronologisnya

Kedua Nakes tersebut diketahui bertugas di Puskesmas Banjar 3 dan Puskesmas Pataruman 3. Akibat ada salah satu nakes yang positif Corona, kedua Puskesmas tersebut ditutup mulai hari ini.

“Puskesmas Banjar 3 dan Puskesmas Pataruman 3 ditutup mulai hari ini,” terang dr Agus.

Selain kedua Nakes yang positif Corona tersebut, 2 orang warga Kota Banjar lainnya juga dinyatakan positif Covid-19 per hari ini. Sehingga dalam satu hari ada penambahan 5 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar.

“Dua warga yang satu orang tuanya tenaga kesehatan di Puskesmas di Kabupaten Ciamis. Satu lagi lansia, jualan minuman di Taman Siluman Baru,” katanya.

Menanggapi isu adanya tukang bubur di Parunglesang Kota Banjar yang positif Corona, dr Agus membatahnya. Menurutnya, kasus positif Corona di Parunglesang tidak menimpa tukang bubur. Namun nakes ketiga di Kota Banjar yang hari ini terkonfirmasi positif Covid-19.

“Yang di Parunglesang bukan tukang bubur, tapi tenaga kesehatan/perawat di salah satu Pukesmas di Kabupaten Ciamis,” terangnya.

Sementara itu, rilis data Covid-19 dari Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar menunjukkan penambahan yang signifikan pada kasus Corona di Kota Banjar.

Selain penambahan 5 kasus konfirmasi sekaligus dalam satu hari, kasus kontak erat juga melonjak tajam. Hal ini seiring proses tracing orang-orang yang melakukan kontak erat dengan 5 orang pasien Covid-19 di Kota Banjar. (SBH/R7/HR-Online)

Loading...