Patimban City, Rencana Ridwan Kamil Bangun Kota Kemaritiman di Jabar

Patimban City, Rencana Ridwan Kamil Bangun Kota Kemaritiman di Jabar
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat rapat pembahasan rencana peresmian Pelabuhan Patimban via video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (3/9/20). Foto: Humas Jabar

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan rencananya untuk membangun Patimban City yang kegiatan utamanya adalah kemaritiman. Ridwan Kamil menyampaikan hal tersebut usai rapat rencana meresmikan Pelabuhan Patimban tahap pertama dari Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (3/9/2020).

Ridwan Kamil melaksanakan rapat dengan Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan dan Menhub Budi Karya Sumadi. Pelabuhan Patimban berada dalam segitiga emas jabar pada masa depan nanti. Yakni Cirebon, Subang, Majalengka (Rebana).

Ridwan Kamil menyebut Pelabuhan Patimban mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jabar. Selain pelabuhan, Gubernur Jabar juga berencana membangun Patimban City. Yang mana kegiatan utama dalam hal kemaritiman serta pelabuhan.

“Ke depan, bukan hanya sebagai tempat pelabuhan saja. Tetapi akan menjadi kota dengan penduduk 1 juta orang. Warganya akan tinggal, bekerja dan bersekolah di situ. Orang tuanya bekerja pada bidang kemaritiman mau pun pelabuhan,” ucapnya.

Dalam mewujudkan Patimban City, Ridwan Kamil telah berkomunikasi dengan JICA (Japan Intenational Cooperation Agency) untuk desain master plan. Pada master plan itu, berbagai fasilitas publik akan melengkapi Kota Patimban, sepertpi sekolah dan perkantoran.

“Kami memiliki konsep bersama JICA untuk melahirkannya. Sebuah kota baru ini akan memiliki luas sampai 3.000 hektar. Nantinya bukah hanya perkantoran, juga akan ada Alun-alun, pusat kota dan fasilitas lainnya,” ungkapnya.

Rencananya, Ridwan Kamil akan menyampaikan pemaparan Patimban City ke Presiden Joko Widodo saat meresmikan Pelabuhan Patimban tahap 1. Rencananya akan dilaksanakan pada awal November nanti.

Pemprov Jaba senantiasa terus berkoordinasi bersama Pemkab Subang untuk menentukan lokasi serta pembebasan lahan. “Kami fokus berkomunikasi dengan Bupati, Camat maupun Kepala desa, terutama dalam memastikan pengadaan tanah, saat ini belum 100 persen. Namun semua sesuai jadwal,” pungkasnya. (R9/HR Online)

Loading...