Pemkot Banjar Kembali Rotasi Sejumlah Pejabat, 7 Jabatan Masih Kosong

Pemkot Banjar Kembali Rotasi Sejumlah Pejabat, 7 Jabatan Masih Kosong
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 9 pejabat struktural di lingkup Pemerintahan Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Pemerintah Kota Banjar kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat struktural yang ada di lingkup Pemerintahan Kota Banjar.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Setda Kota Banjar, Selasa (15/09/2020).

Sebelumnya, pada tanggal 24 Agustus 2020, Pemerintah Kota Banjar juga melakukan rotasi dan mutasi 97 pejabat struktural.

Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, menegaskan, rotasi tersebut sudah pertimbangan sesuai prestasi, kompetensi bidang yang dimiliki, dan berdasarkan daftar urut kepangkatan (DUK) pejabat yang bersangkutan.

Selain itu, ia juga mengatakan, kepada pejabat yang baru dilantik agar selalu bekerja keras.

Meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, serta integritas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Jabatan baru ini adalah amanah dan tanggung jawab untuk senantiasa memajukan daerah agar lebih maju dan berprestasi,” kata Ade Uu Sukaesih.

Ia menyebutkan, pada pelantikan ini ada 9 pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan untuk menduduki jabatan baru.

Dari 9 jabatan itu, 2 orang sebagai pejabat tinggi pratama, 4 orang pejabat administrator, dan 3 orang pejabat pengawas.

“Rotasi dan mutasi ini untuk pembinaan karir. Oleh karena itu, apabila sampai terjadi kekosongan jabatan harus segera dilakukan evaluasi agar proses pelayanan tidak terhambat,” tandas Ade Uu Sukaesih.

7 Jabatan Kosong

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pembinaan Daerah (BKPPD) Kota Banjar, H. Kaswad, menambahkan, saat ini di Pemerintah Kota Banjar ada kekosongan jabatan untuk eselon 2 sebanyak 7 jabatan.

Ia menyebutkan, 7 jabatan yang saat ini kosong diantaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Dinas Lingkungan Hidup.

Selain itu, Inspektorat, Disporapar, Dinas Perpustakaan, dan Dinas Kesehatan.

Semua jabatan yang kosong itu karena memang banyak yang pensiun.

Untuk mengisi kekosongan jabatan eselon 2 tersebut, lanjut Kaswad, pihaknya merencanakan akan melakukan open bidding yang kemungkinan pelaksanaannya pada bulan Oktober mendatang.

“Prosesnya kan harus melalui open bidding, dan harus ada persetujuan dari KASN dan Kemendagri. Kalau nanti persetujuannya cepat, kami juga bisa segera melakukan open bidding itu. Kemugkinan antara bulan Oktober dan November mendatang,” terang Kaswad. (Muhlisin/Koran HR)

Loading...