Penerima Sumringah, Bantuan UMKM Rp. 2,4 Juta di Ciamis Sudah Cair

Penerima Sumringah, Bantuan UMKM Rp. 2,4 Juta di Ciamis Sudah Cair
Ilustrasi bantuan UMKM Kementerian. Foto:Istimewa/Net

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Sejumlah warga di Kabupaten Ciamis sudah mulai bisa mencairkan bantuan UMKM dari Kementerian UKM dan Perdagangan sebesar Rp 2,4 juta melalui bank yang sudah ditunjuk atau disesuaikan dengan bank yang dimiliki para UMKM tersebut.

Ali Rahman, warga Desa Dewasari, Cijeungjing, penerima bantuan, ketika ditemui Koran HR, Selasa (15/09/2020), mengaku gembira karena ajuan permohonan bantuan melalui DKUKP Kabupaten Ciamis sudah bisa cair.

“Saya merasa senang mendapatkan bantuan ini. Sehingga ada modal tambahan untuk usaha yang saya rintis, yakni jualan gorengan keliling,” katanya.

Ali mengungkapkan, awalnya ia tidak yakin terpilih mendapatkan bantuan modal tersebut. Karena saat mengajukan, mengisi formulir, ia diberitahu agar jangan terlalu berharap. Pasalnya, verifikasi program ini dilakukan pemerintah pusat.

Meski sebatas keberuntungan, kata Ali, dirinya yakin bantuan tersebut ada. Makanya ketika formulir sudah terisi dengan benar, sesuai dengan apa yang disyaratkan pemerintah pusat, ia pun berharap bantuan tersebut cair.

“Tidak disangka, saya mengajukan pada gelombang pertama, akhirnya bantuan tersebut bisa cair,” tuturnya.

Baca Juga: 50 Ribu UMKM di Ciamis Ajukan Bantuan Kementerian

Ali berharap semua pelaku UMKM di Kabupaten Ciamis bisa mendapatkan bantuan seperti dirinya. Sebab modallah yang pelaku UMKM butuhkan untuk kelangsungan perekonomian.

Sementara itu, Sekretaris DKUKP Ciamis, Dadang, mengatakan, untuk pendaftaran bantuan UMKM saat ini dihentikan sementara, sambil menunggu petunjuk selanjutnya dari Kementerian UKM dan Perdagangan.

“Kita hentikan sementara. Dan bagi warga yang sudah mendapatkan bantuan, silahkan gunakan modal Rp. 2,4 juta tersebut untuk usaha,” katanya.

Dadang menambahkan, sementara ini dari data yang masuk, ada sekitar 80 ribu lebih pendaftar untuk bantuan UMKM. Data tersebut sudah diserahkan langsung ke Kementrian. (es/Koran HR)

Loading...