Penyebab Air Kencing Berbusa Harus Diwaspadai, Ini Cara Mengatasinya!

Penyebab air kencing berbusa harus diwaspadai, dan cara mengatasinya. Foto: Ilustrasi/Net.
Penyebab air kencing berbusa harus diwaspadai, dan cara mengatasinya. Foto: Ilustrasi/Net.

Penyebab air kencing berbusa bisa terjadi karena berbagai kondisi. Kondisi urine atau air kencing yang keluar seperti itu sering luput dari pandangan kita. Padahal, untuk bisa menilai kesehatan kita salah satunya melalui air kencing yang keluar.

Baik dari warna, bau, maupun berbagai hal lainnya, termasuk munculnya busa pada urine yang keluar dari biasanya. Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab air kencing berbusa.

Merangkum dari berbagai, Senin (28/09/2020), berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyebab urine berbusa, dan cara untuk mengatasinya.

8 Penyebab Air Kencing Berbusa

Baca Juga : Buang Air Kencing Terasa Panas? Waspadai Penyakit Disuria

Aliran Urine Sangat Cepat

Kecepatan urine atau air kencing keluar bisa memengaruhi munculnya busa. Menurut Nephroligis, dr. Yankov Liss, di CareMount Medical, New York, munculnya beberapa busa pada urine itu normal.

Karena kondisi terebut bisa terjadi dari seberapa cepat aliran urine yang keluar, dan berapa jauh perjalanan ke toilet sebelum air kencing itu keluar.

Kerja Ginjal Tak Beres

Penyebab air kencing berbusa juga bisa dari faktor kerja ginjal yang sedikit bermasalah. Saat air seni terlihat berbusa, hal ini dapat menandakan kelebihan protein. Sementara ginjal tak mampu memfilternya.

dr. Liss, menjelaskan, dalam kondisi normal, filter pada ginjal tidak akan membiarkan molekul protein yang keluar dari darah lewat, lalu berakhir menjadi air seni.

Pada umumnya peningkatan protein dalam urine merupakan bukti adanya filter ginjal yang mengalami kebocoran dan bermasalah.

Dehidrasi

Air menjadi kandungan utama yang ada pada urine. Ketika kita tidak cukup banyak mengonsumsi air atau kekurangan minum, hal ini pun bisa menjadi salah satu penyebab air kencing berbusa.

Karena, seseorang semakin dehidrasi maka urine yang keluar akan semakin keruh lantaran tubuhnya berusaha untuk bisa menyimpan air.

Dengan minum air yang cukup bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui apakah berbusanya air seni yang keluar itu akibat dehidrasi atau bukan.

Baca Juga : Gejala Batu Ginjal, Faktor Penyebab dan Cara Pencegahannya

Diabetes atau Hipertensi

Protein kembali berperan memengaruhi dalam masalah air seni yang berbusa. Baik diabetes atau hipertensi bisa memengaruhi darah yang mengalir ke ginjal. Sehingga hal tersebut akan menghambat fungsinya.

Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan yang mengakibatkan adanya luka serta protein pada urine. Adapun cara untuk mengetahui apakah busa pada urine akibat dua penyakit tersebut, penting buat kamu mengenali dulu gejala-gejala lainnya.

Jika memang hal itu benar-benar akibat penyakit tersebut, maka penting untuk segera memeriksakannya ke dokter.

Infeksi Kronis

Adanya infeksi kronis juga bisa menjadi penyebab air kencing berbusa. Infeksi kronis seperti HIV atau hepatitis dapat mengakibatkan kadar protein dalam urine meningkat.

Beberapa infeksi bisa menyerang filter ginjal secara langsung. Sedangkan, beberapa infeksi lainnya dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan yang efeknya menyerang ginjal.

Kalau kamu memiliki penyakit kronis tersebut, maka kemungkinan besar busa yang ada pada air kencing itu akibat infeksi kronis. Untuk mengobatinya, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Kebiasaan Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Mengonsumsi beberapa obat pereda nyeri seperti painkiller bisa membuat air kencing menjadi lebih berbusa dari biasanya. Menurut dr. Liss, penggunaan obat tersebut bisa mengakibatkan urine seseorang mengandung kadar protein tinggi.

Dalam beberapa kasus, efek dari penggunaan obat pereda nyeri bisa memicu reaksi alergi dan menyebabkan peradangan pada ginjal. Jadi sebaiknya jangan mengonsumsi obat-obatan jenis tersebut dalam jangka waktu lama.

Baca Juga : Tips Merawat Helm Agar Tidak Bau Apek Karena Kehujanan

Penyakit Autoimun

Penyebab air kencing berbusa juga bisa muncul akibat kondisi autoimun yang dapat meningkatkan tegangan dan tekanan pada ginjal. Kondisi ini dapat berdampak terhadap proses penyaringan pada ginjal.

dr. Liss menjelaskan, sama seperti infeksi kronis, urine berbusa pada kondisi autoimun juga bisa mengakibatkan munculnya protein dalam urine. Protein ini muncul melalui sistem imun dalam tubuh orang tersebut, dan menyerang filter yang terdapat pada ginjal.

Kanker Darah

Myeloma berlipat merupakan salah satu jenis kanker dan terbentuk di sel plasma dalam darah. Penyakit tersebut bisa mengakibatkan munculnya protein tambahan dalam urine.

Ketika terjadi penyakit kanker darah, antibodi yang dihasilkan oleh tubuh kemudian akan meracuni filter ginjal. Lalu menimbulkan protein tambahan pada urine. Tapi jarang terjadi penyakit ini menyebabkan air kencing berbusa.

Itulah beberapa masalah kesehatan yang bisa menjadi penyebab air kencing berbusa. Apabila kondisi tersebut berlangsung secara terus-menerus, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Cara Mengatasi Air Kencing Berbusa

Mengatasi masalah urine yang berbusa tergantung dari penyebabnya. Kalau urine kamu terkonsentrasi, coba konsumsi air lebih banyak. Cara ini dapat meredakan dehidrasi, dan menghentikan adanya busa pada urine.

Sedangkan, jika air kencing berbusa akibat kerusakan ginjal, maka yang kamu butuhkan adalah pengobatan untuk penyakit ginjalnya.

Kemudian, jika air kencing berbusa penyebabnya ejakulasi mundur, bisa saja dokter akan memberikan resep untuk obatnya. Karena, ejakulasi retrograde harus mendapatkan perawatan. (R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah