Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi Penyebab Anak Susah Makan. Foto: Ist/net

Sebenarnya apa sih penyebab anak susah makan? Anak yang sukar sekali untuk makan menjadi problematika tersendiri bagi para orang tua. Namun terdapat cara mengatasi anak susah makan. Bagaimana carannya? Simak ulasan berikut.

Makan merupakan kebutuhan dasar setiap orang dari berbagai usia. Tidak ada orang yang tak butuh makan. Semua orang harus makan untuk pertumbuhan maupun menunjang aktivitas sehari-hari.

Pada saat memasuki umur enam bulan lebih, selain mengonsumsi ASI, seorang anak perlu mulai mendapat makanan tambahan yang bernutrisi. Baik kandungan protein, karbohidrat, vitamin, lemak, hingga serat.

Biasanya, anak yang belum genap setahun cukup lahap dalam memakan apapun makanannya. Namun setelah mulai tumbuh berkembang dan pandai berjalan atau berlari, anak biasanya mulai rewel dan sering menolak makan.

Tidak mudah menduga apa penyebab anak susah makan. Sebab, anak-anak yang sulit makan justru lebih senang dengan makanan jajanan. Terlebih jajanan yang berwarna-warni dengan rasa yang manis.

Baca juga: Makanan Penambah Nafsu Makan Ini Perlu Dicoba Agar Kembali Lahap

Mungkin anak Anda juga mengalami masalah ini. Kalaupun mau makan, tak jarang anak memilih menu makanan tertentu, seperti ayam goreng atau mi instan. Kasus semacam ini biasanya anak-anak berumur 2 – 6 tahun.

Faktor Penyebab Anak Susah Makan

Orang tua sangat mencemaskan anaknya jika tidak makan. Bisa karena takut anaknya tidak tumbuh normal atau takut anaknya kekurangan nutrisi penunjang tubuh.

Kecemasan orang tua juga menyangkut jika anaknya akan sakit karena tidak makan atau menjadi lesu dan lemas. Oleh sebab itu banyak orang tua terus berusaha membujuk anaknya supaya dapat makan dengan berbagai cara.

Untuk mengetahui dan mengenal mengapa anak menjadi begitu sulit makan ternyata berhubungan dengan faktor lain. Berikut ini beberapa penyebab anak susah makan yang sebaiknya para orang tua tahu.

Anak Stres

Stres bisa terjadi pada semua orang tanpa mengenal status, jenis kelamin dan batas usia. Seperti anak-anak yang bisa mengalami stres yang membuat nafsu makannya menurun drastis.

Banyak faktor yang bisa memicu anak menjadi stres. Antara lain seperti kehilangan mainan atau karena kematian binatang kesayangan. Tekanan dari perlakuan orang tua yang terlalu keras juga bisa membuat anak stres.

Anak Depresi

Depresi merupakan tingkatan yang lebih tinggi dari stres. Kondisi ini merupakan stres berlebihan yang dapat mengganggu kejiwaan seseorang. Selain tidak baik untuk psikis anak, kondisi ini juga bisa membuat anak kehilangan nafsu makan.

Jarak Waktu Makan yang Terlalu Dekat

Faktor penyebab anak susah makan lainnya adalah jarak waktu makan yang terlalu dekat. Untuk mengatasinya Anda perlu menentukan jadwal makan anak dalam tempo yang standar.

Baca juga: Alergi Kulit pada Bayi dan Anak serta Cara Alami Mengatasinya

Misalnya untuk sarapan pagi pada jam tertentu. Begitu juga makan siang dan makan sore atau malam. Dengan jarak waktu yang agak renggang sekitar empat jam akan membuat anak merasa lapar saat waktu makan tiba.

Kebiasaan Jajan

Makan jajanan atau ngemil sebelum makan juga dapat menurunkan nafsu makan dan penyebab anak susah makan. Oleh sebab itu, pastikan jangan memberikan makanan ringan sebelum makan utama. Hal itu agar nafsu makan anak tetap terjaga.

Menu Makanan Tak Sesuai Selera

Setiap orang mempunyai makanan kesukaan. Begitu pula anak-anak. Anak sulit makan bisa juga penyebabnya menu pendamping nasi tidak sesuai seleranya. Biasanya anak menolak makan dengan menu tertentu atau tidak menyukainya.

Anak-anak suka makan dengan sosis, abon, ayam goreng, dan kesukaan anak lainnya. Namun jika anak hanya mau makan makanan kesukaan juga tidak baik. Karena kurang memberikan variasi nutrisi yang penting untuk pertumbuhannya.

Tidak Fokus Makan

Faktor penyebab anak susah makan lainnya juga bisa karena gangguan lingkungan sekitar. Seperti makan sambil menonton televisi, sambil bermain, maupun menonton video youtube yang membuat anak tidak fokus makan.

Terlampau Banyak Pilihan Menu

Terlalu banyak pilihan menu makanan yang ada tak selamanya baik. Justru bisa merusak nafsu makan anak. Anak menjadi kebingungan memilih makanan hingga menolak untuk makan.

Baca juga: Penyebab Penyakit Autoimun, Jenis dan Gejalanya yang Wajib Diwaspadai

Untuk mengatasinya, Anda bisa mempersempit pilihan menu makanan. Salah satunya dengan fokus pada nasi putih dan lauk pauk tertentu atau makanan kesukaan anak dengan kandungan nutrisi yang cukup.

Gangguan Kesehatan

Serangan penyakit juga bisa menjadi penyebab anak susah makan. Sebagaimana orang sakit nafsu makannya akan menurun drastis. Hal ini juga bisa terjadi pada anak yang sedang sakit dan pasca sembuh dari sakit.

Alergi Makanan

Bisa pula yang membuat anak susah makan karena alergi terhadap jenis makanan tertentu. Anak mengetahui alergi terhadap makanan tertentu sehingga menghindarinya dan tidak mau makan.

Sebagai orang tua harus jeli melihat jenis makanan yang membuat anaknya alergi. Ada banyak makanan yang bisa membuat anak alergi. Karena itu orangtua perlu bertanya kenapa anaknya tidak mau makan.

Anak Tak Menyukai Tekstur Tertentu

Ada banyak alasan bagi anak untuk membuatnya sulit makan. Selain karena menunya yang tidak sesuai seleranya, sangat mungkin anak tidak menyukai tekstur makanannya. Seperti nasi yang agak keras atau malah terlalu lembek.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Tidak setiap anak mengalami kasus sulit makan. Tak sedikit pula orangtua yang tidak pernah mengalami kesulitan menyangkut nafsu makan anak-anaknya. Sebagai orang tua yang sangat menyayangi buah hatinya tentunya perlu mencari tahu penyebabnya.

Selain mencari faktor penyebab anak susah makan, orangtua juga bisa melakukan berbagai cara mengatasi anaknya yang tidak mau makan. Seperti dengan memberi makanan sehat, lezat dan bergizi serta makanan favoritnya.

Anda juga bisa memberikan vitamin penambah nafsu makan. Namun baiknya menggunakan bahan herbal atau yang alami untuk meningkatkan nafsu makan anak. Hindari menggunakan vitamin berbahan kimia terlalu sering.

Baca juga: Manfaat Mengonsumsi Keju, Cegah Diabetes Hingga Kuatkan Tulang

Cara lain yang juga bisa orangtua lakukan adalah dengan merayu anak untuk makan sambil bermain. Orang tua terpaksa harus ikut anak bermain sambil menyuapinya. Cara ini biasanya berhasil membujuk anak untuk makan.

Jika penyebab anak susah makan karena tidak fokus, Anda bisa mengantisipasinya dengan menjauhkan anak dari gangguan eksternal. Sehingga anak bisa fokus makan dengan lahap.

Namun tak jarang pemberian vitamin maupun cara tersebut tak membuahkan hasil. Anak tetap saja tak mau makan sehingga membuat orang tua pusing ataupun khawatir.

Bagaimana pun juga sebagai orang tua tentu jangan pernah menyerah. Mengenal dan mengetahui berbagai faktor yang membuat anak tidak mau makan akan membantu orangtua mengatasi masalah asupan makanan anak-anaknya.

Seperti ulasan sebelumnya, ada banyak faktor penyebab anak susah makan. Baik karena faktor internal seperti kondisi kesehatan anak maupun faktor eksternal lingkungannya. Yang penting, orang tua tidak boleh terlalu memaksakan anak untuk makan. (R11/HR-Online)