Petugas Sanksi Pemuda Tak Memakai Masker di Ciamis Masuk Ambulans

Petugas Sanksi Pemuda Tak Memakai Masker di Ciamis Masuk Ambulance
Petugas Sanksi Pemuda Tak Memakai Masker di Ciamis Masuk Ambulance. Foto: Istimewa

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Petugas gabungan gencar melaksanakan operasi yustisi. Tujuannya menjaring warga yang tidak menaati protokol kesehatan, terutama memakai masker. Petugas melakukan berbagai cara supaya masyarakat taat, salah satunya dengan memberi sanksi pelanggar protokol kesehatan.

Seperti petugas memberi sanksi seorang pemuda yang sudah kerap kali terjaring karena tak mengenakan masker. Sanksinya, pemuda tersebut harus masuk dan tidur dalam mobil ambulans milik Puskesmas setempat. Tujuannya agar pemuda tersebut taat terhadap protokol kesehatan.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menanggapi positip atas sanksi tersebut. Sanksi sosial itu semata-mata untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Saat ini Ciamis hanya memberikan sanksi sosial dan administrasi saja tidak memberikan sanksi denda.  

“Memang sanksi sosial perlu, seperti sit up, push up termasuk pemuda yang tak pakai masker itu masuk ke dalam mobil ambulans. Saya masyarakat paham dan sadar melakukan ini supaya taat memakai masker,” terang Herdiat di Pendopo Ciamis, Selasa (29/9/2020).

Herdiat mengakui sejak adanya operasi yustisi tingkat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan mengalami peningkatan. Meski pun ada warga yang masih tidak taat.

“Saat ini angka kasus positif COVID-19 Ciamis terus mengalami peningkatan. Jadi masyarakat harus betul-betul sadar, COVID-19 ini jangan menganggap main-main. Selalu pakai masker, minimal untuk menjaga diri sendiri,” tegas Herdiat.

Herdiat mengemukakan kondisi kasus positif COVID-19 Ciamis terus mengalami peningkatan dari hari ke hari. Per Selesa (29/9/2020), jumlahnya mencapai 81 orang, 32 orang kini menjalani isolasi mandiri, 5 orang dalam perawatan, 5 orang meninggal, sisanya sembuh.  Bahkan kini ada klaster MTQ Subang dengan jumlah positif sebanyak 14 orang.

“Saya ingatkan kepada semua warga Tatar Galuh, harus perhatikan protokol kesehatan. Jangan lupa memakai masker setiap beraktivitas. Jangan berkerumun dan selalu mencuci tangan pakai sabun,” pungkasnya. (Dang/R9/HR-Online)