Satpol PP Kota Tasikmalaya Razia Manusia Silver dan Pengemis

Manusia Silver
Satpol PP saat menjaring salah satu manusia silver. Foto: Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Satpol PP dan Dnas Sosial Kota Tasikmalaya melakukan razia terhadap manusia silver yang kerap beraksi sekitar lampu merah. Bahkan, para pengemis juga tak luput dari upaya penertiban ini.

Pantauan HR Online, sejumlah orang yang mengecat tubuhnya dengan warna silver ini sempat mengelabui petugas dengan bersembunyi setelah kabur dari kejaran personil penegak Perda itu.

Dari penyisiran Satpol PP ini, 14 terjaring dengan rincian 5 manusia silver, 1 topeng monyet, 1 pengamen, 1 pengemis, 2 badut, dan 4 anak jalanan.

Kabid Tratibum Satpol PP, Yogo Subarkah, mengatakan, pihaknya sering mendapatkan aduan masyarakat terkait keberadaan mereka yang meresahkan.

“Kita tidak melarang, hanya saja jangan pada tempat umum yang mengganggu dan membahayakan pengendara, termasuk nyawa mereka sendiri,” kata Yogo kepada HR Online, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Honda Beat Street 2020, Cek Spesifikasinya!

Kasi Rehabilitasi Sosial dan Napza, Nining Rukmini, mengatakan, membina agar PGOT tidak kembali ke jalan merupakan hal yang sulit.

Bahkan, kata Nining, ada yang menjual barang bantuan usaha dan terpaksa kembali lagi ke jalan lantaran penghasilannya lebih besar.

“Setiap yang terjaring biasanya akan mendapatkan pembinaan, hanya saja karena pandemi jadi terkendala. Namun tahun 2021 akan kembali ada pelatihan bagi mereka yang terkena razia,” paparnya. (Apip/R6/HR-Online)

Loading...