Sempat Bersitegang, Ormas PP dan GMBI Kota Banjar Islah

Sempat Bersitegang, Ormas PP dan GMBI Kota Banjar Islah
LSM GMBI dan Ormas Pemuda Pancasila saat islah di Mapolres Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Setelah sempat bersitegang karena aksi pencopotan banner, Ormas PP (Pemuda Pancasila) Kota Banjar, Jawa Barat, bersama LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Banjar akhirnya islah.

Kesepakatan islah tersebut tercapai setelah kedua pihak saling duduk bersama difasilitasi oleh jajaran Satreskrim Polres Banjar.

Ketua GMBI Kota Banjar, Nesa Hadi, mengatakan, pihaknya mencabut laporan perusakan banner dan bersepakat memilih jalan islah.

Hal tersebut ia lakukan untuk kebaikan bersama serta menjaga kondusifitas Kota Banjar.

Menurutnya, selama ini hubungan GMBI dengan Ormas PP Banjar terjalin dengan baik, saling menghormati dan tidak mempunyai permasalahan apapun.

“Kami sebagai organisasi sesama pembela pancasila lebih memilih jalan islah karena kondusifitas itu aset yang lebih utama,” ujar Nesa Hadi, Rabu (30/9/2020).

Sektretaris Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Kota Banjar, Anggoro, mengatakan, permasalahan yang sempat terjadi beberapa hari yang lalu sekarang sudah berakhir.

Menurutnya, baik dari pihak GMBI maupun ormas PP Banjar sudah bertemu dan saling memaafkan serta bersepakat untuk bersama-sama mengambil langkah damai.

“Semua sudah sepakat untuk islah. Terkait pencopotan banner itu juga sudah selesai. Semoga harmonisasi antar organisasi ke depan bisa lebih baik lagi dan Kota Banjar bisa lebih kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Banjar, AKP Nuryanto, mengakui pelaporan GMBI terhadap Pemuda Pancasila sudah dicabut.

Penyelesaianya melalui musyawarah dan kekeluargaan, tanpa intimidasi dan paksaan dari pihak mana pun.

“Dengan adanya kesepakatan islah ini pelapor juga sudah mencabut laporannya. Kami turut mengapresiasi upaya islah bersama ini sebagai upaya mewujudkan suasana kondusif,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)