Sistem Ekskresi pada Manusia, Kenali Beberapa Organ dan Fungsinya

Sistem Ekskresi pada Manusia
Ilustrasi Sistem Ekskresi pada Manusia. Foto Istimewa

Sistem ekskresi pada manusia merupakan salah satu dari proses yang terjadi dalam tubuh manusia yang berfungsi dalam mengeluarkan racun. Bahkan juga kotoran dari dalam tubuh supaya tidak menumpuk serta mengganggu dari kinerja organ yang lain.

Sistem Ekskresi pada Manusia

Semua sistem yang terjadi dalam tubuh manusia sangat komplek. Meskipun hanya terlihat sederhana, akan tetapi hal tersebut dapat berpengaruh dalam metabolisme yang terjadi. Salah satu hal yang juga termasuk penting namun sederhana adalah proses membuang kotoran.

Dari proses tersebut akan kita dapat manfaat dari terbuangnya zat-zat yang berbahaya atau yang tidak terpakai oleh tubuh. Sehingga akan keluar bersama dengan kotoran, bisa berupa keringat, tinja, atau air kencing. Proses untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh juga kita kenal dengan sistem ekskresi pada manusia.

Mengutip dari Wikipedia, sistem ini akan melibatkan beberapa organ dalam tubuh. Misalkan hati, ginjal, paru-paru, kulit, dan juga sistem pencernaan. Berikut ini adalah beberapa organ yang termasuk ke dalam proses ekskresi yang ada pada manusia.

Baca Juga: Sistem Peredaran Darah Manusia, Susunan Organ dan juga Fungsinya

Ginjal

Ginjal adalah organ yang paling utama pada proses ekskresi manusia. Organ ini berada pada bagian bawah dari tulang rusuk samping tulang belakang. Fungsi utama dari organ ginjal ini ialah menyaring darah serta mengeluarkannya melalui urine.

Ginjal sangat berperan penting dalam sistem ekskresi karena mengeluarkan urea dan juga asam. Keduanya adalah senyawa yang merupakan hasil dari pemecahan protein dalam tubuh manusia. Kemudian, ginjal juga menyeimbangkan garam, mineral, serta air yang terkandung dalam darah.

Sistem ekskresi pada manusia melalui organ ginjal adalah menyaring dalam neufron yang terdapat pada ginjal. Tiap neufron terdiri atas tubulus dan juga glomerulus. Tubulus berperan dalam mengembalikan zat-zat serta cairan yang diperlukan darah dan memisahkan kotoran.

Cairan serta kotoran ini akan keluar berupa urine. Sedangkan glomerulus memiliki fungsi dalam menyaring darah serta memisahkan cairan dan juga zat-zat yang tak berguna menuju tubulus.

Paru-paru

Organ ini juga termasuk ke dalam organ penting dalam proses ekskresi manusia. Bernafas adalah salah satu bagian dari proses tersebut. Sehingga, mengingat paru-paru mempunyai fungsi sebagai penyuplai oksigen dalam tubuh.

Maka paru-paru juga mengeluarkan karbon dioksida yang merupakan racun untuk tubuh manusia. Sistem ekskresi ini berawal sejak kita semua bernafas dari hidung atau dari mulut.

Baca Juga: Fungsi Dinding Sel Untuk Kelangsungan Hidup Tumbuhan

Organ Kulit

Fungsi kulit tak hanya sebagai pelindung luar dari tubuh kita. Kemudian, ia juga tak hanya mengatur suhu tubuh, namun ikut berperan sebagai salah satu organ dalam sistem ekskresi pada manusia.

Organ ini dapat mengeluarkan racun, kotoran, atau senyawa mineral yang berlebihan melalui keringat. Secara umum, kulit terdiri atas dua bagian yaitu kelenjar ekrin serta apokrin.

Kelenjar ekrin berfungsi dalam mengeluarkan potasium, asam, garam, urea, serta amonia. Yang mana mereka adalah kotoran hasil dari metabolisme nitrogen dari dalam tubuh manusia.

Sedangkan, kelenjar apokrin bertugas dalam mengeluarkan keringat yang terdapat kandungan protein berlemak. Peran kulit sebagai sistem ekskresi adalah pembuangan sel kulit mati yang nantinya akan tumbuh menjadi sel kulit yang baru.

Baca Juga: Bagian Telinga dan Fungsinya yang Wajib Anda Ketahui

Sistem Pencernaan

Organ-organ dalam sistem pencernaan membantu menyerap dan juga mencerna nutrisi makanan. Namun selain itu, sistem pencernaan juga berperan dalam sistem ekskresi pada manusia.

Buang air besar adalah cara yang terdapat pada sistem ekskresi melalui organ sistem pencernaan. Kotoran yang berupa feses atau tinja tersebut adalah hasil pembuangan zat-zat yang tak bisa tubuh cerna. Sehingga harus segera keluar dari dalam tubuh supaya tidak terakumulasi pada usus.

Hati

Fungsi hati dalam proses ekskresi manusia adalah sebagai penyaring darah. Organ ini berada dalam tulang rusuk serta terletak pada bagian kanan perut. Hati menyaring darah dari organ pencernaan sebelum disebar ke seluruh tubuh.

Kotoran serta racun tersebut masuk ke dalam bagian empedu serta usus. Setelah itu, kotoran akan keluar dalam bentuk tinja. Kotoran tersebut juga bisa masuk melalui sistem ekskresi pada manusia, yakni ginjal. Yang kemudian akan keluar setelah tersaring dalam bentuk urine. (R10/HR Online)