Spesialis Ranmor Rest Area SPBU Dibekuk Satreskrim Polres Banjar

Spesialis Ranmor Rest Area SPBU Dibekuk Satreskrim Polres Banjar
Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny, bersama jajaran Satreskrim Polres Banjar, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Jajaran Satreskrim Polres Banjar, Polda Jabar, berhasil membekuk tiga orang pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor atau ranmor yang biasa beroperasi di Rest Area SPBU antar provinsi.

Ketiga orang pelaku tersebut berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Banjar di daerah perbatasan Kabupaten Majalengka-Cirebon. Ketiganya merupakan warga luar Kota Banjar.

Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny, mengungkapkan, tiga orang pelaku spesialis pencurian ranmor Rest Area SPBU antar provinsi itu masing-masing berinisial WS (33), warga Kabupaten Serang, HP (29), warga Kabupaten Cirebon, dan TB HPP (24), warga Kabupaten Cirebon.

“Satu di antaranya terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur, karena mencoba melawan dan membahayakan petugas,” terang AKBP. Melda Yanny, saat konferensi pers di Mapolres Banjar, Selasa (01/08/2020).

Ia juga menjelaskan, dalam aksinya itu, ketiga orang pelaku tersebut saling berbagi peran. Masing-masing ada yang mengawasi, menyetir mobil, dan mengambil barang milik korban.

“Modus operandinya para pencuri ini menyasar SPBU. Mereka memanfaatkan masyarakat yang kelelahan saat mudik long weekend,” terangnya.

Lebih lanjut Kapolres Banjar, mengungkapkan, dari para pelaku, tim petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit kendaraan R4 merek Toyota Avanza warna putih, 1 buah tas salempang, dan 1 buah handphone merek Samsung.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah ATM Bank Mandiri warna biru putih, 1 buah ATM Bank BNI, serta 1 buah ATM bank BTN warna kuning.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP Pidana, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” tandas AKBP. Melda Yanny.

Kronologis Penangkapan Pelaku Ranmor

Dalam kesempatan itu, Kapolres Banjar juga menjelaskan tentang kronologis penangkapan para pelaku. Pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan salah satu korban berinisial TS (27).

Saat itu, korban pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2020, sekitar pukul 03:15 WIB, tengah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju ke Cilacap, Jawa Tengah, menggunakan mobil Honda City.

Kemudian, saat di tengah perjalanan korban mengantuk, lalu korban beristirahat dan memarkir kendaraannya di pintu masuk sebelah kiri SPBU Cibentang, Desa Mekarharja, Kota Banjar.

Sesaat kemudian, ada yang mendengar suara kunci pintu mobil terbuka. Namun, ketika akan melanjutkan perjalanan, korban melihat pintu kendaraannya tidak tertutup dengan rapat.

“Setelah mengecek isi dalam mobil, ternyata banyak barang-barang berharga milik korban yang hilang. Diduga ada yang mencuri. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian Polres Banjar,” terangnya.

AKBP. Melda Yanny, juga menjelaskan, setelah mendapat laporan tersebut, jajarannya langsung melakukan penyelidikan dari SPBU Cibentang sampai Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Ciamis. Hingga akhirnya ketiga pelaku ranmor berhasil ditangkap petugas Satreskrim Polres Banjar di daerah perbatasan Majalengka dan Cirebon.

“Korbannya ternyata sudah banyak. Mereka spesialis pencurian SPBU di jalur Pantura dan jalur Selatan. Saat ini sudah ditangani aparat kepolisian Polres Banjar,” tandasnya.

Selain mengungkap kasus pencurian, jajaran Satreskrim Polres Banjar juga berhasil mengungkap kasus pencabulan terhadap seorang ibu yang terjadi di Kota Banjar, beberapa waktu lalu dengan tersangka TS. (Muhlisin/Koran HR)

Loading...