Struktur Kulit Manusia, Organ Paling Besar Sebagai Pelindung Tubuh

Struktur Kulit Manusia
Ilustrasi Struktur Kulit Manusia. Foto Istimewa

Struktur kulit manusia merupakan sebuah struktur yang paling besar yang ada pada tubuh manusia. Kulit mempunyai beberapa peran yang sangat penting bagi tubuh manusia.

Hal tersebut karena kulit adalah salah satu dari panca indera kita sebagai indera peraba. Kemudian, kulit juga merupakan organ yang banyak pada tubuh dan memiliki ukuran yang paling besar karena menutupi semua permukaan tubuh manusia.

Struktur Kulit Manusia

Melansir dari Wikipedia, kulit ialah lapisan paling luar dari tubuh manusia dan merupakan organ paling besar yang menutupi semua sistem tubuh. Kulit mempunyai tiga lapisan jaringan, antara lain adalah epidermis atau kulit ari, lalu kulit jangat atau dermis, dan juga jaringan hipodermis atau kulit bawah.

Baca Juga: Perbedaan Arteri dan Vena, Fungsi, Struktur, dan Jenisnya

Epidermis (Kulit Ari)

Epidermis berasal dari kata ‘epi’ yang berarti lebih. Ia adalah lapisan kulit yang membentuk pembungkus, pelindung dari air, serta terdiri atas epitel skuamosa. Yang kemudian berlapis dan berupa lamina basal sebagai dasarnya.

Jenis utama dari lapisan struktur kulit manusia ini adalah sel merkel, sel langerhans, keratinosit, dan juga melanosit. Epidermis juga terbagi dalam beberapa tingkat atau lapisan. Lapisan tersebut yakni korneum, lucidum (pada telapak tangan dan kaki), granulosum, spinosum, serta basale.

Lapisan epidermis ini memiliki fungsi sebagai pembantu kulit dalam mengatur temperatur tubuh. Jaringan lapisan kulit ini merupakan pelindung serta tidak memiliki pembuluh darah.

Kemudian kulit ari ini adalah lapisan yang sangat tipis dan terletak pada bagian luar kulit. Jaringan dari lapisan epidermis ini mempunyai ketebalan yang berbeda-beda pada bermacam-macam tempat dalam tubuh.

Ketebalan yang lebih besar terletak pada telapak tangan dan juga kaki yang ketebalannya sekitar 5 persen dari seluruh ketebalan kulit tubuh manusia. Kemudian, untuk lapisan kulit paling tipis terletak pada kelopak mata.

Baca Juga: Sumsum Tulang Belakang, Pengertian, Fungsi, dan Strukturnya

Dermis (Kulit Jangat)

Dermis, struktur kulit manusia yang terdiri atas jaringan ikat serta landasan tubuh dalam menerima stres dan juga ketegangan. Pembuluh darah yang ada pada bagian lapisan kulit ini berfungsi untuk menyediakan makanan serta membuang sampah dari sel itu sendiri serta dari basal epidermis.

Dalam lapisan ini terdapat kelenjar minyak, akar rambut, hingga pembuluh darah. Bagian dari lapisan kulit ini terdiri atas dua lapisan yaitu retikular dan juga dermis papilla.

Jaringan kulit jangat ini berada antara jaringan hipodermis dan juga epidermis. Jadi, dapat kita sebut juga jika dermis atau kulit jangat adalah suatu lapisan kedua dari lapisan struktur kulit tubuh manusia.

Jaringan papiler terdiri atas jaringan ikat longgar areolar. Ia memperpanjang dan menyokong dermis dengan menggunakan permukaan yang bergelombang.

Permukaan ini memperkuat hubungan yang terjadi antara dua lapisan kulit manusia. Kemudian, jaringan struktur kulit manusia reticular ini memiliki ketebalan yang lebih daripada jaringan papiler.

Reticular ini terdiri atas jaringan ikat yang padat dan tidak teratur. Yang terletak atau berada dalam jaringan reticular adalah kelenjar sebaceous, akar rambut, kelenjar keringat, kuku, serta pembuluh darah.

Jika anda melihat tato pada tubuh, maka terletak pada lapisan dermis ini dan sama halnya dengan tanda peregangan pada kehamilan.

Baca Juga: Fungsi Otot Polos, Struktur, dan Cara Kerja untuk Tubuh

Hipodermis (Jaringan Kulit Bawah)

Struktur kulit manusia ini adalah lapisan yang paling tebal. Hipodermis memiliki susunan yang terdiri atas sel yang menyimpan dan mengumpulkan lemak.

Kulit manusia mempunyai ujung saraf yang berfungsi sebagai penerima rangsangan yang kita kenal dengan sebutan reseptor. Kemudian, reseptor ini sangat peka terhadap berbagai rangsangan seperti rasa sakit, sentuhan, panas dingin, dan juga tekanan.

Hipodermis ini bukanlah bagian dari kulit manusia. Ia merupakan lapisan yang terletak pada area bawah dermis. Kemudian, lapisan ini juga memiliki fungsi untuk membuat kulit menempel pada tulang.

Hipodermis adalah lapisan yang terdiri atas jaringan ikat longgar serta elastin. Untuk jenis sel utamanya adalah fibroblast, makrofag, dan juga sel lemak. Lemak ini memiliki kandungan 50 persen dalam hipodermis dan berfungsi untuk bantalan serta isolasi bagi tubuh.

Pigmen Kulit

Lapisan dari struktur kulit manusia juga terdapat pigmen. Pigmen adalah yang mengatur warna kulit manusia. Terdiri atas melanin yang berwarna coklat serta terdapat dalam area germinative epidermis.

Lalu, melanoid yang menyerupai melanin, akan tetapi hadir difus pada seluruh bagian tubuh. Karoten adalah pigmen dengan warna kuning hingga oranye. Hemoglobin sebenarnya bukan merupakan lapisan kulit, akan tetapi mengembangkan warna ungu yang terlihat pada permukaan kulit.

Oksihemoglobin juga bukan lapisan kulit dan berada dalam pembuluh darah. Tetapi ia mengembangkan warna merah sehingga akan tampak pada struktur kulit manusia. (R10/HR Online)

Loading...