Transmisi Lokal Corona di Ciamis: 6 Pasien Positif, 1 Meninggal Dunia

Transmisi Lokal Corona Ciamis
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis, dr Bayu Yudiawan. Foto: Dok HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis mengumumkan telah terjadi transmisi lokal Corona di Ciamis.

Transmisi lokal berarti kasus penularan Covid-19 di suatu daerah berasal dari warga setempat. Kebalikannya adalah imported case, dimana penularan Covid-19 berasal dari warga dari luar daerah.

Data kasus Covid-19 di Kabupaten Ciamis, menunjukkan, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ciamis 39 orang. Sebanyak 31 orang di antaranya sudah sembuh, sementara 6 orang masih belum sembuh, dan 2 orang lainnya meninggal dunia.

Pasien Corona di Ciamis yang meninggal baru-baru ini adalah pasien asal Cihaurbeuti. Seorang perempuan berusia 76 tahun.

Kasusnya sendiri menjadi kasus klaster keluarga yang ada di Ciamis. Sebelumnya seorang laki-laki berusia 80 tahun menjalani perawatan di Rumah Sakit di Tasikmalaya karena hipertensi. Saat menjalani swab test, warga asal Cihaurbeuti ini terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Innalillahi, Pasien Positif Corona dari Cihaurbeuti Ciamis Meninggal Dunia

Setelah melakukan kontak tracing, diketahui sang istri juga terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisinya terus menurun, sehingga sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Ciamis. Namun, pada Selasa, 8 September 2020, pasien kemudian meninggal dunia.

Pasien yang meninggal dunia ini diketahui memang memiliki penyakit penyerta, salah satunya jantung dan paru-paru.

Transmisi Lokal Corona Ciamis, Satgas Covid-19 Lakukan Tes Masif

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Ciamis, dr Bayu Yudiawan, mengatakan, sampai saat ini, timya sudah melakukan 10.704 tes. Rinciannya 3.630 tes rapid, dan 7.074 tes swab PCR (Polimerase Chain Reactions).

“Total tes ini baik melalui tes masif maupun tracking terhadap kontak erat dan orang pelaku perjalanan,” katanya.

Menurut dr Bayu, sampai Kamis, 9 September 2020, distribusi kasus Covid-19 di Kabupaten Ciamis tercatat ada 110 yang reaktif berdasarkan tes rapid.

“Sedangkan 39 orang terkonfirmasi positif covid melalui pemeriksaan PCR, 31 orang diantaranya dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dan 6 orang masih berstatus aktif,” ungkap Bayu.

Selain itu, dr Bayu juga mengatakan, sebanyak 7 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19.

“Seiring dengan banyaknya tes, tren perkembangan Covid-19 di Ciamis terus bertambah. Hasil kajian juga menunjukkan, sudah terjadi transmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Selain itu, terdapat dua klaster Corona di Ciamis, yakni kluster keluarga dan kluster tempat kerja. Kluster keluarga adalah kasus di Cihaurbeuti, dimana pasangan suami istri positif Corona, dan sang istri meninggal dunia.

Sementara untuk kluster tempat kerja adalah kasus Corona yang menimpa tenaga kesehatan di Ciamis dari wilayah Cihaurbeuti.

“Untuk mengurangi resiko penularan covid-19 saya mohon kerjasama dari semua pihak agar dapat ikut serta berperan aktif dalam melakukan pencegahan penularan covid-19 sesuai dengan kapasitasnya. Saling mengingatkan untuk tetap melakukan protokol kesehatan dalam segala aktivitas,” tambahnya.

Ia menambahkan, keberadaan mesin PCR di Kabupaten Ciamis memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih banyak.

“Maka semakin cepat mengetahui hasil dari pemeriksaan swab test, maka penularan Covid-19 bisa ditekan,” pungkasnya. (Ndu/R7/HR-Online)

Loading...